Guru Inspiratif SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna, Semangat Smart Parenting di SD Muhammadiyah 1 Purbalingga

Dalam upaya meningkatkan peran orang tua dalam mendidik anak, SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna (Musawerna) Kabupaten Tegal menggelar acara Smart Parenting dengan tema “Menjadi Orangtua yang Diidolakan”. Acara ini dihadiri oleh orang tua murid dari kelas I hingga kelas VI, sebagai upaya untuk memberikan pemahaman yang lebih dalam mengenai peran orang tua dalam mendidik anak-anak mereka.

Salah satu momen paling menginspirasi dalam acara tersebut adalah kehadiran Miss Lia, seorang guru yang disegani di SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna. Miss Lia tidak hanya menjadi pembicara utama, tetapi juga menjadi teladan bagi para orang tua dan guru yang hadir. Dengan kepiawaiannya dalam memberikan pandangan dan saran, ia berhasil memotivasi para peserta untuk lebih aktif terlibat dalam proses pendidikan anak-anak mereka.

Acara Smart Parenting juga dihadiri oleh berbagai tokoh pendidikan, di antaranya Tedi Pratomo, S.Pd selaku Kepala SD Muhammadiyah 1 Purbalingga. Dalam sambutannya, beliau menggarisbawahi pentingnya peran orang tua dalam membentuk karakter anak-anak, serta mengapresiasi kehadiran Miss Lia sebagai narasumber yang memberikan wawasan yang berharga.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh tokoh masyarakat, seperti Bapak Ir. H. Muslih Effendi selaku Ketua Komite dan Bapak H. Agus Suyanto, S.Pd.I selaku Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF PCM Bobotsari. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa pentingnya kerjasama antara sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam membentuk generasi yang berkualitas.

Acara Smart Parenting ini berlangsung dari pukul 08.30 hingga 12.00 WIB di Gedung Dakwah Aisyiyah Bobotsari, Purbalingga. Selama acara, para peserta aktif bertukar pengalaman dan pengetahuan, serta mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana menjadi orang tua yang dapat menjadi panutan bagi anak-anak mereka. Keberhasilan acara ini menegaskan komitmen SMP Muhammadiyah 1 Adiwerna dalam mendukung pembentukan karakter anak-anak melalui pendidikan yang holistik. (Daryono/Red)