Gerakan Dakwah yang Mencerahkan

Sebagai umat Islam yang mayoritas, tentu banyak tantangan dan ujian yang dihadapi ke depan karena arus globalisasi. Hal tersebut tidak hanya dapat mempengaruhi sistem kehidupan yang ada melainkan mempengaruhi pola pikir serta karakter manusia. Budaya impor dengan mudahnya masuk, sehingga dipelajari hingga sampai tahapan aplikasi.

Hal tersebut sangat sulit terbendung bagi kondisi umat yang lemah dan terlemahkan serta dilemahkan. Sebab umat yang hidup hanya sekedar mencari kehidupan dan penghidupan semata. Tidak pernah mampu berpikir secara global karena memang kondisinya membuat mereka sangat pragmatis, apatis dan oportunis. Sulit bagi mereka untuk membedakan mana yang baik mana yang benar dan mana urusan wilayah agama serta mana wilayah urusan dunia.

Maka sangat dibutuhkan gerakan dakwah yang mencerahkan bagi kehidupan saat ini. Untuk menyelamatkan serta melindungi kondisi ummat yang diserang dari segala aspek kehidupannya. Umat hany bergantung dan berharap kepada Umaro sebagai tamengnya dan Ulama sebagai pembimbingnya. Jika mereka tidak tersentuh dan cenderung ditinggalkan, maka lihatlah keadaan ummat akan berbalik arah dan menjadi kekuatan baru yang justru saling mencekam dan menyerang. Lantas masihkah berpikir bahwa segala sesuatunya karena kesalahan manusia hingga tak pernah asa solusi dan upaya segera bangkit dan mengerjakannya. Apa makna ssbuah gerakan dengan simbol dan jargon bila hanya sebatas bentuk eksistensi serta sensasi maupun akusisi. Sudahlah, mulai bergerak secara nyata dan aplikatif dengan segala solusi kehidupan yang dapat diberikan. Bila tal sanggup secara personal maka lakukan secara kolektif dengan semangat ta’awun yang ikhlas lagi sabar.

Ummat butuh pencerahan yang memberikan jawaban-jawaban pada setiap permasalahan dan persoalan yang mereka tak bisa hadapi karena banyakanya keterbatasan. Terus bergerak dan melakukan sebuah gerakan untuk membuat terobosan baru, agar segala sesuatunya dapat terpecahkan dan terselesaikan secara solutif dan partisipatif. Tinggalkan segala keraguan, ketakutan dsn kekhawatiran yang sifantnya hanya duniawi untuk mengorbankan sesuatu yang sifatnya ukhrowi. Karena janji Allah selalu benar adanya dan sangat tentu kepastiannya. Sehingga di setiap prosesnya dalam melakukan gerakan dakwah yang mencerahkan memberi semangat untuk kembali menyebut asma Allah.

Lanjutkan terus perjuangan dan pengorbanan tanpa ada akhir dan batasan. Siapa pun, bagaimana pun, dalam keadaan apapun serta sedang apapun dakwah terus mengalir dalam jiwa untuk terus ditegakkan dengan semangat yang mencerahkan. Sehingga ummat akan terus bersatu padu dengan segala elemen yang ada. Ummat, Ulama dan Umaro secara bersama untuk bahu membahu dalam dakwah yang selalu mencerahkan, menggerakkan dan membahagiakan.

Oleh : As’ad Bukhari, S.Sos., MA
(Kader Kokam Diklatsar Sleman-DIY)