Ratusan Mata di Gedoeng Dakwah Muhammadiyah Jogja Jadi Saksi Indonesia Tekuk Korea Selatan di Semifinal AFC U-23

Timnas Indonesia resmi masuk babak semifinal AFC U-23. Pada babak perempat final secara dramatis memulangkan Korea Selatan melalui babak adu pinalti yang berkesudahan 11-10 untuk Indonesia. Setelah pada waktu normal dan tambahan waktu bermain imbang 2-2. Dalam rangka menyemarakkan dakwah di kalangan penggemar sepakbola, dan suporter sepakbola Indonesia Lembaga Pengembangan olahraga (LPO) PP Muhammadiyah menggelar nonton bareng Quarter Final Indonesia Korea Selatan di Kantor PP Muhammadiyah Jalan KHA Dahlan 103 Yogyakarta.

Ketua LPO PP Muhammadiyah Gatot Sugiharto yang mengikuti nobar di Gedung Muhammadiyah mengatakan , bersyukur bahwa Timnas Indonesia dibawah Kapten Rizky Ridho, dengan perjuangan yang dramatis , berani dan percaya diri berhasil memenangkan laga pertandingan perempat final, dan InsyaAllah akan tetap optimis untuk lolos ke Olimpiade 2024 di Paris. ”Kita bisa melihat bagaimana pemain-pemain kita itu dengan gigih dan perjuangan yang luar biasa, dibuktikan dengan mengalahkan juaranya asia Korea Selatan , ini menjadi bekal yang bagus bagi Indonesia kedepan, dan berharap Indonesia tetap mempertahankan Shin Tae Young sebagai pelatih Timnas indonesia” ujar Gatot  saat nonton bareng di Gedung Muhammadiyah.

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan bahwa pertandingan kesebelasan nasional Indonesia U-23 melawan Korea Selatan pada Jumat (26/4) dini hari sungguh senang dan bangga. Selain menang dramatis adu penalti 11-10 setelah bermain draw 2-2. Hal yang membuat salut dan bangga bagi Haedar ialah mentalitasnya yang gigih dan menunjukkan kematangan menghadapi situasi yang sejatinya berat dan krusial. “Namun  kapten timnas Rizky Ridho dan kawan-kawan tegar dan mampu keluar jadi pemenang. Serasa menyaksikan Real Madrid vs Manchester City di perempat final Liga Champions yang berakhir dramatis untuk kemenangan Los Galacticos,” tutur Haedar.

Haedar mengucapkan Selamat kepada timnas U-23, yang telah mewakili asa Indonesia Emas di dunia olahraga. “Kaum muda Indonesia dari generasi X, Y, Z, dan Alpha layak bermental baja seperti Rizky dan kawan-kawan. Jangan bermental manja, instan, dan lembek. Jadilah generasi pejuang seperti kesebelasan U-23. Semoga sampai ke final dan menjadi pemenang,” tutup Haedar.

Keunggulan dan perjuangan luar biasa timnas Indonesia dibawah asuhan pelatih Shin Tae Young ini patut disyukuri oleh para fans sepak bola Indonesia yang sedang menyaksikan pertandingan, baik di Qatar langsung maupun lewat layar kaca. (Red)