Saatnya Kembali ke Lazismu Muhammadiyah

Indonesia sebagai negara yang besar di dunia, ternyata belum mampu mewujudkan kesejahteraan yang adil dan merata. Masih tingginya angka kemiskinan, pengangguran dan kesenjangan ekonomi di level masyarakat menengah ke bawah tentunya. Seharusnya Indonesia termasuk negara yang Makmur dan bahagia untuk warganya, hal ini dikarenakan sumber daya alam Indonesia masih sangat banyak, melimpah dan bernilai tinggi yang itu idealnya dapat mensejahterakan rakyatnya.

Sebuah ironi kehidupan rakyat Indonesia yang sampai hari ini menuju era post modern, era teknologi mercusuar dan era digital algoritma robotik di tengah kesenjangan hidup. Ini menjadi tugas pemerintah dan negara yang memiliki otoritas tanggung jawab untuk segera melakukannya. Pentingnya gerakan filantropi, gerakan socioenterprise, gerakan kemanusiaan, gerakan lembaga sosial, dan gerakan peduli masyarakat untuk dapat membantu meringankan beban hidup rakyat akibat kegagalan negara dalam menjalankan tugas amanahnya.

Peran Organisasi Islam salah satunya adalah Muhammadiyah memiliki lembaga khusus dalam menangani filantropi, ziswaf, sosial kemanusiaan, beasiswa pendidikan dan berbagai program kesejahteraan lainnya sesuai kemampuannya melalui lembaga LazisMu Muhammadiyah. LazisMu adalah lembaga pengelola zakat atau LAZ yang memiliki izin untuk melakukan operasional tugas kemanusiaan. Soal kemanusiaan dan soal kesejahteraan tentu menjadi tugas bersama termasuk LazisMu untuk dapat mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Saatnya kembali ke lazisMu Muhammadiyah sebagai warga Muhammadiyah dimanapun berada dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan sekaligus kewajiban zakatnya sebagai panggilan iman. Melalui lazisMu semua akan dikelola secara transparan, akuntable, profesional, berkemajuan, berkeadilan dan tentunya sesuai syariat Islam dalam perspektif Muhammadiyah. LazisMu dengan slogan memberi untuk negeri dengan upaya kemanusiaan yang adil, merata dan sejahtera.

Kepercayaan masyarakat dan warga Muhammadiyah kepada LazisMu bagian dari ujung tombak lembaga LAZ ini untuk terus mengabdi untuk rakyat, ummat dan negeri ini sesuai dengan nilai Islam Berkemajuan. Hak ini juga bagian dari nilai dan ajaran tokoh pendiri yakni Kiyai Ahmad Dahlan yang selalu peduli dengan kaum fakir, miskin, yatim, piatu, dhuafa mustadh’afin agar iman dapat selamat dari kekufuran lagi kekafiran.

Memang sudah seharusnya sebagai warga Muhammadiyah menyalurkan zakat maal atau zakat hartanya melalui lazisMu, menyalurkan zakat fitahnya, infaknya dan wakafnya melalui lazisMu Muhammadiyah agar distribusi lebih tepat sasaran dan penuh tanggung jawab. Selain itu lazisMu juga menawarkan program lainnya seperti program pendidikan, program, ekonomi, program dakwah, program sosial, program kebencanaan dan lainnya yang bisa dipilih untuk menyalurkan hartanya untuk bekal amal di akhirat kelak. Jangan sampai sebagai muslim justru lupa atas kewajiban zakatnya, sehingga hartanya tidak dibersihkan melalui zakat.

LazisMu Muhammadiyah akan selalu memberi untuk negeri dengan semangat teologi Al Maun dan amanat Undang-Undang dalam memberikan keadilan sosial dan kemanusiaan yang beradab. Untuk menyalurkan bantuan melalui lazisMu dapat dilakukan dengan cara mendatangi lazisMu setempat atau terdekat baik lazisMu tingkat ranting PRM, LazisMu tingkat cabang PCM, jika belum ada LazisMu melalui tingkat daerah PDM, atau LazisMu tingkat wilayah PWM dan juga lazisMu di tingkat pusat melalui LazisMu Pusat pada pimpinan pusat Muhammadiyah.

Dengan demikian lazisMu dapat mengabdi untuk negeri dan mendistribusikan nya secara tepat sasaran kepada 8 asnaf maupun lainnya dari para donatur, muzakki, sponsor, dermawan, wakif dan semua yang telah menyalurkan hartanya melalui lazisMu Muhammadiyah. Bersama lazisMu Muhammadiyah dapat membantu kemanusiaan, kesejahteraan, dan kemakmuran negeri sesuai tugasnya yang telah dilakukan.

Sudah saatnya kembali ke lazisMu Muhammadiyah dalam menyalurkan hartanya sebagai warga Muhammadiyah baik pimpinan pengurus, pekerja AUM, struktural Muhammadiyah, kultural Muhammadiyah, simpatisan Muhammadiyah, politisi Muhammadiyah, pejabat Muhammadiyah, saudagar Muhammadiyah, Aparat Muhammadiyah, tentara kader Muhammadiyah, polisi kader Muhammadiyah, termasuk para ASN, PNS, PPPK kader Muhammadiyah dengan memilih program-program filantropi yang telah ditawarkan oleh lazisMu Muhammadiyah. LazisMu selalu memberi untuk negeri dan Muhammadiyah untuk semua.

Oleh : As’ad Bukhari, S.Sos., MA
Kader Kokam Diklatsar Sleman DIY