Mengenal Perkembangan Tugu Jogja Dari ’Golong Gilig’ Menjadi Tugu Pal Putih

    Tugu Jogja awal mulanya adalah Tugu Golong Gilig yang dibangun pada tahun 1758 pada masa HB I yang memiliki filosofi Manunggaling Kawula Gusti. Puncak tugu berbentuk bulat (golong) dan tiangnya berbentuk silindris (gilig). Kemudian pada 10 Juni 1867 terjadi gempa bumi besar yang menyebabkan tugu setinggi 25 Meter tersebut Roboh.

    Di masa Sri Sultan Hamengkubuwono ke VII, yang memerintah dari tahun 1877 hingga 1921, di tempat sama dibangun kembali tugu dengan ukuran lebih pendek yaitu 15 meter dan berujung runcing yang disebut Tugu Pal Putih.

    Bagian atas monumen dibangun dengan bentuk kerucut, bukan berbentuk bulat seperti sebelumnya, dengan bola kecil di ujungnya. Pembangunan ini dilakukan oleh Belanda tahun 1889. (Red)