Ketua IWOI DIY Sayangkan Pemberitaan Detik Memakai Istilah Wartawan Gadungan

Menanggapi judul pemberitaan terkait kasus dugaan penipuan di Kabupaten Kulon Progo yang diunggah oleh media detik jogja dengan judul berita “Wartawan Gadungan Tipu-tipu di Kulon Progo Dibekuk Polisi“, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia Wilayah DIY (DPW IWO-I DIY) Anton Nurcahyono sangat menyayangkan pemberitaan tersebut.

Dalam keterangannya, Anton mengatakan pada jum’at (01/12/2023) di sekretariat DPW IWOI DIY di Gunungkidul DIY, seharusnya judul tersebut tidak perlu memakai kata wartawan gadungan, cukup menyebutkan oknum wartawan. “Nama SU yang dikabarkan ditangkap oleh pihak Polres Kulon Progo memang berprofesi sebagai wartawan dari salah satu media, terbukti terdaftar di box redaksi di media patroli 86.com, jadi itu tidak benar kalau dikatakan SU adalah wartawan Gadungan,” imbuh Anton Ketua DPW IWOI DIY.

Dalam menanggapi hal tersebut Ketua IWO-I Anton Nurcahyono meminta kepada rekan jurnalis agar didalam pembuatan berita harus lebih jeli dan profesional agar berita tersebut tidak menimbulkan kegaduhan. Ditambahkan Anton ikut prihatin atas terjadinya pemberitaan yang membawa nama wartawan, yang di beritakan oleh salah satu media yang bisa dikatakan besar di negeri ini. (Red)