KOKAM Solo Raya Dukung KOKAM DIY Dan Minta PP Pemuda Muhammadiyah Cabut SK Pembekuannya

Sekitar 500 anggota Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) menggelar apel di Alun-alun Kabupaten Wonogiri, Minggu (1/10). Mereka berasal dari daerah Solo dan sekitarnya. Apel Kokam Solo Raya itu juga disertai pernyataan sikap terkait pembekuan KOKAM Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Koordinator Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Solo Raya Reynal Falah mengatakan, apel tersebut untuk memeringati Milad ke-58 KOKAM. “Diikuti sekitar 500 personel dari perwakilan Kokam Solo Raya,“ katanya. Apel itu menjadi sarana konsolidasi KOKAM Solo Raya yang baru-baru ini menjadi tuan rumah apel akbar kebangsaan. “Ini juga menjadi penyemangat KOKAM di Wonogiri agar lebih aktif lagi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga disertai pernyataan sikap terkait pembekuan Kokam DIY. “Pernyataan sikap itu sebagai sebuah bentuk tanggung jawab moral dari PDPM dan KOKAM Solo Raya terhadap situasi yang seharusnya tidak perlu terjadi“, terangnya. Menurutnya, perbedaan pendapat antara satu wilayah dengan wilayah lain atau antara pengurus pusat dengan wilayah itu satu hal yang wajar. “Namun ketika ada ada pembekuan, saya pikir ini menjadi hal yang kurang baik. Seharusnya bisa duduk bersama, bermusyawarah, lewat komunikasi seharusnya bisa diselesaikan tanpa ada pembekuan,“ katanya

Dalam pernyataan sikap itu, KOKAM Solo Raya menyerukan untuk saling menjaga marwah dan mengutamakan komunikasi dan konsolidasi. Mereka juga meminta Pengurus Pusat Pemuda Muhammadiyah (PP PM) untuk mencabut pembekuan KOKAM DIY dan mendukung eksistensi KOKAM DIY. (SMSol)