Masjid Muhammadiyah Jika Dikelola Pemuda, Bisa Seperti Masjid Mujahidin Kendal

Kisah inspiratif pemuda Masjid Muhammadiyah Mujahidin, Kalibogor, Kecamaran Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah (Jateng) ini viral di media sosial (medsos). Puluhan pemuda yang mengatasnamakan Resmuka alias resik-resik musala dan masjid Kalibogor itu menggencarkan bagi-bagi sayur gratis kepada jemaah masjid sekaligus memfasilitasi anak-anak agar betah mejalankan sholat di masjid.

Kisah tersebut di antaranya diunggah di Instagram @cumasemarang. Dalam video yang diunggah, memperlihatkan para pemuda masjid sedang menyiapkan sayur-mayur, mulai dari menyortir jenis sayuran, memasukkan dalam kantung plastik, hingga menyusun di meja. Setelah Sholat Subuh, jemaah di Masjid Mujahidin Kalibogor pun nampak memilih dan mengambil sayur secara bergantian. Mulai dari kacang panjang, kubis, labu, mentimun, jagung, kelapa, sawi, wortel, singkong, dan lain-lain. “Awalnya kami kan hanya orang-orang sibuk kerja, pengin ikut resik-resik masjid enggak bisa karena siang harus kerja. Jadinya buat pergerakan sendiri yang bisa dilakukan di malam hari, di Ahad. Kenapa Ahad? Karena kami ingin anak-anak enggak tergantung bermain di luar, nongkrong di kafe atau jalanan. Tapi bisa dengan beraktivitas positif di masjid,” kata Awan, Ahad (9/4/2023).

Pemuda Resmuka, Abdulatif Muawan, mengatakan aktivitas inspiratif sekaligus membawa keberkahan itu berawal dari keresahan para remaja yang sibuk bekerja. Akhirnya, 80 pemuda di Sukorejo Kendal bersatu dan membentuk komunitas Resmuka. Seksi pustaka dan admin medsos itu menceritakan aktivitas pemuda Resmuka ini baru berjalan sekitar dua tahun. Awalnya hanya bersih-bersih masjid menggunakan sapu rotan pada 2020. Lambat laun, mulai banyak orang yang peduli dan mulai menyumbang kebutuhan lainnya, termasuk dana.

Akhirnya, Desember 2021 mulai ada bagi-bagi sayur gratis. Memasuki Desember 2022, Resmuka menyediakan ambulans gratis untuk masyarakat sekitar. “Bersih-bersih masjid waktu Ahad. Terus Kamis, kami belanja dulu di Wonosobo. Jumat malam atau pagi, kami tata di masjid untuk bagi-bagi sayur. Ada juga kegiatan buka bersama (bukber), Senin-Juamat untuk bapak-bapak, Sabtu-Minggu pemuda,” tuturnya. Lebih lanjut, terkait fasilitas yang diberikan kepada anak-anak agar betah Sholat Tarawih di masjid, Resmuka menyediakan saf khusus anak yang dibekali dengan buku tugas selama Ramadan.

Tak hanya itu, bagi anak-anak yang rajin menjalankan ibadah sunah tersebut, nantinya juga akan diberi hadiah. “Kami juga kasih jajan tiap hari, hasil bergantian dari masyarakat. Intinya kami buat mereka nyaman agar cinta masjid. Bagaimana pun, anak-anak adalah generasi kami selanjutnya,” katanya.

Awan pun berharap, kegiatan Resmuka ini bisa menginspirasi pemuda-pemuda di daerah lainya. Sebab, generasi muda sejatinya harus peduli akan sesama, termasuk daerah asalnya. “Saya berpesan, berharap generssi muda itu bukan hanya main-main. Ayo buktikan generasi muda bisa bermanfaat, bisa menginspirasi dan tidak menjadi beban masyarakat,” katanya. (Red)