Pra Peradilan Muhammadiyah Dikabulkan untuk Melawan Polda Jabar

Hari ini Senin (30/5) adalah hari bersejarah buat kami tim pengacara LBH PP Muhammadiyah. Setelah sidang marathon selama 7 kali sidang diselingi hari libur, hakim telah menjatuhkan putusan telah mengabulkan permohonan pra peradilan melawan Polda Jabar.

“Kami sebagai penerima kuasa langsung dari PP Muhammadiyah dalam hal ini Dr Anwar Abbas dan Prof Abdul Mu’ti telah tuntas melaksanakan tugas persyarikatan dalam upaya menyelamatkan aset Muhammadiyah yakni Panti Asuhan Muhammadiyah yang dikelola PCM Sukajadi Bandung”, Gufroni, SH.,MH, Kepala Litigasi LBH PP Muhammadiyah

Seperti kita ketahui, setelah bekerja keras dalam melakukan penyelidikan atas laporan dari M. Ihsan yang mewakili pihak PP Muhammadiyah terhadap pemalsuan dokumen yang diduga dilakukan oleh Dra. Mira Widyantini, MSc kini Pihak Polda Jawa Barat melimpahkan perkara kepada Polda Metro Jaya mengingat dari hasil pemeriksaan maka locus delicti (tempat terjadinya kejahatan) diduga berada di Jakarta Pusat yang menjadi wilayah hukum Polda Metro Jaya.

Pelimpahan perkara Polda Jawa Barat beserta bundel berkas didasarkan surat pelimpahan No. B/1961/III/ RES 7.4/2020/Ditreskrimum tanggal 31 Maret 2020. Kasus yang dihubungkan dengan delik pemalsuan dokumen yang diatur Pasal 266 KUHP tersebut adalah tindak lanjut dari rencana eksekusi rumah Panti Asuhan Muhammadiyah Jl. Mataram No 1 Bandung.

Dengan putusan hakim yang dibacakan hakim tunggal Sucipto, SH memerintahkan Polda Jabar untuk membuka kembali SP3 terkait laporan dugaan pidana Pasal 266 KUHP yakni memasukkan keterangan palsu pada akta otentik. Dengan demikian membuka peluang untuk dilakukan upaya hukum Peninjauan Kembali.