Keluhan Jamaah atas Dampak Penutupan Masjid

Penutupan rumah ibadah di masa covid 19 serta imbauan Pimpinan Pusat Muhammadiyah agar jamaah shalat di rumah tanpa melihat zonasi, dalam perkembangannya membuat resah sebagian jamaah akar rumput. Penutupan masjid, bukan sekadar berimbas pada aspek ibadah saja, namun juga administrasi masjid. Ya, karena masjid harus diurus, dibersihkan, dan ada marbot yang harus dibayar. Penutupan masjid, menjadikan kas masjid menjadi kosong.

Di sini sesungguhnya butuh kreativitas takmir masjid. Bagaimana uang masjid tetap dapat masuk, namun tetap mematuhi instruksi PP sampai ada instruksi susulan yang membuka pintu masjid lagi.kekrativitadan takmir itu, yang akan menjadikan masjid tetap terurus meski masjid dalam kondisi tertutup.

berikut salah satu curhatan jamaah terkait penutupan masjid selama ini

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Izinkan kepada Bapak2 Pimpinan yang saya hormati kami menyampaikan sesuatu yang menjadi problematika di tingkat Daerah hingga Ranting, khususnya di Masjid2 Muhammadiyah.
Setelah pasca Idul Fitri ini banyak kegamangan di tingkat Pimpinan. Sampai kapan Maklumat PP no. 2 dan Edaran PP no. 3 th 2020 yg membatasi beribadah di Masjid?

bahwasanya Maklumat dan Edaran PP yang sampai saat ini sudah berlangsung hampir 3 bulan khususnya para Pimpinan yang masih komitmen melaksanakan Maklumat dan Edaran tsb. Hari ini pun di masjid-masjid Muhammadiyah tertentu masih tetap memegang tersebut, tetapi saat ini kondisi sekarang sudah sampai masa kritis terutama berkaitan dengan pembiayaan untuk masjid yang tidak ada masukan lagi dari infaq harian maupun infaq Jumat, karena Masjid2 tetap menggaji Marbot dan tenaga2 lainnya yang ini harus kita pikirkan dan sampai kapan ini akan berlanjut. Bukankah pemerintah sekarang sudah mewacanakan melaksanakan new normal Awal Juni ini, Karena itulah Muhammadiyah saatnya berpikir ulang dan realitas di masyarakat mayoritas tidak taat dan patuh terhadap aturan dari pemerintah, ini menambah kecemburuan Jamaah Masjid2 Muhammadiyah yg masih komitmen ketaatan berorganisasi. Karena itu mohon untuk dikaji ulang agar para pimpinan yang ada di daerah ini tidak menjadi dualisme dlm menghadapi jamaah khususnya. Terima kasih. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.