Pemuda Muhammadiyah Bitung Minta Kapolda Usut Tuntas Pengrusakan Masjid Tumaluntung

Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah Kota Bitung, Arham Licin minta Kapolda Sulut usut tuntas pelaku pengrusakan Mushalla di Perum Agepe, Desa Tumaluntung, Kecamatan Kauditan, Minahasa Utara.

Kepada sulutsiar.com via saluran seluler Arham menegaskan Pengrusakan rumah ibadah di Sulut adalah bukti kerukunan dan toleransi yang selama ini digembor kan hanya politis dan elitis semata.

” Dimana toleransi, dimana kerukunan yang selalu digemborkan bersama sama selama ini,” ujarnya, Ujar Arham kepada sulutsiar.com Kamis(30/01)

Dikutip dari suarapembaharu.com Arham menyatakan Peristiwa pengrusa kan oleh sekelompok oknum, kata Arham, jangan sampai menjadi pemicu hilangnya rasa toleransi dengan slogan TORANG SAMUA BASUDARA dan TORANG SAMUA CIPTAAN TUHAN.

“Saya sebagai Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah kota Bitung meminta kasus ini segera dituntaskan dan pihak kepolisian menangkap pelaku serta mengusut tuntas siapa oknum di balik terjadinya peristiwa ini,” jelasnya.

Tujuannya adalah, agar toleransi yang selama ini menjadi kebanggaan kita bersama tidak lenyap hanya karena kepentingan segelintir orang yang menginginkan situasi kamtibmas di wilayah Sulut terganggu.

“Jangan sampai toleransi ini lenyap hanya karena sekelompok orang,” pungkasnya.