Home Opini Kenang Buya Yunahar, Muhammadiyah itu Bu Susi, Bukan Sunni, Bukan Syi’i

Kenang Buya Yunahar, Muhammadiyah itu Bu Susi, Bukan Sunni, Bukan Syi’i

oleh : Fida ‘Afif (Wakil Sekretaris Majelis Tabligh PP Muhammadiyah)

Beberapa kali saya sering makan satu meja dengan Buya Yun. Suatu saat dalam duduk-duduk santai setelah makan dan berbincang-bincang banyak bersama beberapa tokoh Muhammadiyah, Buya Yun menyampaikan, “kita ini tidak perlulah itu kirim-kirim tahajjud call di group-group WA atau ngontak siapa, karakter orang Muhammadiyah itu ya shalat tahajjud.”

Kata-kata dari Buya Yun itu terlalu membekas dalam diri saya, sementara saya masih jarang-jarang shalat tahajjud. Jadi, saya rasa belum sempurna ber-Muhammadiyah kita jika tahajjud saja masih bolong-bolong.

Istilah “Muhammadiyah itu Bu Susi, bukan Sunni, bukan Syi’i” definisi yg renyah untuk menggambarkan Muhammadiyah dari Buya Yun. Beliau memberikan babyak gambaran yg tegas, bagaimana kita harus menjadi pengikut Nabi Muhammad.

Selamat jalan Buya Yun, Inshaa Allah Khusnul Khatimah.