Pemuda Muhammadiyah Sulteng : Pak Din Sudah Tepat, Sekjend PPPM Hanya Rilis Sikap Pribadi

PALU – Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah (PM) Sulawesi Tengah memandang bahwa tulisan Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Din Syamsuddin sudah tepat. Tidak benar mengarah pada upaya mendelegitimasi dan mereduksi sikap PP Muhammadiyah. “Justru sikap pak Din menguatkan instruksi PP Muhammadiyah nomor 02/INS/I.0/E/2019,” Jelas Ketua Pemuda Muhammadiyah Sulteng, Fery ISA Abdullah.

Menurutnya, pernyataan Zulfikar Ahmad Tawalla, selaku Sekretaris Jenderal Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah sama sekali bukan sikap Pemuda Muhammadiyah se Indonesia, karena itu murni sikap Pribadi Sekjend PPPM. “Jangan digeneralisir, itu murni pernyataan pribadi sekjend PP Pemuda Muhammadiyah, karena bagi kami di Sulawesi Tengah, apa yg ditulis pak Din adalah sebuah bentuk seruan ketegasan bagi kader untuk bersikap tegas dalam memilih pemimpin,” jelasnya.

Kata Fery, Sikap PP Muhammadiyah dengan Sikap Din Syamsuddin dalam tulisannya sama sekali tidak berseberangan. Bahkan pernytaan bersama angkatan Muda Muhammadiyah sejalan dengan tulisan dan seruan Din Sasuddin untuk kader Muhammadiyah agar tidak netral. “Kita wajib memilih di TPS 17 April nanti, jangan Golput. Artinya kita Jangan Netral, tapi harus memilih calon yg layak jadi pemimpin,” jelasnya.

Fery berharap, Seluruh kader Muhammadiyah mengikuti instruksi PP Muhammadiyah, dan tidak menjual nama besar Muhammadiyah untuk kepentingan kelompok tertentu. “Kalau mau jualan, jangan pakai nama Muhammadiyah lah, misalnya ada yg pakai nama pengusaha Muda Muhammadiyah, ada pula pakai nama kader Muda Muhammadiyah, dan lain-lain, padahal dukung paslon tertentu. Nah, ini tidak boleh,” jelasnya.

Mestinya terang Fery, secara bersama-sama, terus mengingatkan seluruh kader agar tidak menjual nama Muhammadiyah untuk kelompok tertentu. “Kalau pernyataan atau tulisan pak Din itu, jelas bukan untuk calon tertentu, tetapi seruan untuk tegas memilih pemimpin yang tepat, ” tandasnya. (sp)