Ngaku Khilaf, Deklarator Dukung Jokowi Minta Maaf pada Muhammadiyah

Koordinator kegiatan Diskusi dan Pernyataan Sikap Kader Muhammadiyah Jawa Tengah mendukung Jokowi-Amin, Fakhriyal Auliya menanggapi soal pencatutan atribut Muhammadiyah dalam deklarasi politik praktis.

Aulia mengaku khilaf dan meminta maaf. Dia menyatakan, pihaknya sudah mengirimkan surat permohonan maaf ke Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jateng.

“Pencantuman nama dan logo Muhammadiyah adalah kekhilafan kami, kami sudah kirimkan surat permohonan maaf,” katanya kepada tabloidcermin.com, Rabu (6/2/2019).

Namun, Aulia menyangkal informasi yang mengatakan bahwa pihaknya tidak berkoordinasi dengan Fokal IMM Jateng terkait kegiatan deklarasi dan dukungan kepada Jokowi-Amin.

“Ketua dan Sekretaris Fokal IMM Jateng sudah kami beri informasi terkait acara deklarasi,” kata Wakil Ketua Bidang Hukum dan Hak Asasi Manusia Fokal IMM Jateng tersebut.

Terkait dukungan kepada Jokowi-Amin, Auliya menjelaskan, pihaknya berangkat dari kesamaan pandangan terkait pilihan politik pada pilpres 2019.

“Latar belakang kegiatan tersebut karena adanya kesamaan pandangan yaitu mendukung paslon no urut 01,” katanya.