1.172 Anak Ikuti Jambore Panti Asuhan Muhammadiyah

Sangpencerah.id – Sebanyak 1.172 anak mengikuti Jambore panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Pakis Adhi Jepara selama tiga hari sejak Sabtu (30/6/2018) hingga Senin (2/7/2018).

Semua peserta merupakan anak asuh dari 91 panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada di Jawa Tengah.

Selama mengikuti jambore, mereka dikelompokkan dalam 96 regu yang terdiri atas 51 regu putra dan 45 regu putri.

Selama tiga hari peserta mengikuti berbagai kegiatan menarik. Mulai dari lomba hingga pertunjukan seni yang ditampilkan oleh masing-masing regu.

Adapun lomba qiraah, telling story, cerdas tangkas, wide game tadabbur alam, hasta karya tekonologi tepat guna, dan k-5.

“Ada total medali yang diperebutkan sebanyak 18 medali,” kata Ketua Majelis Pelayanan Sosial Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah Syamsuddin, dalam keterangan tertulisnya, Senin (2/6/2018).

Tidak sekadar kegiatan berupa komptesisi dan pertunjukan seni, peserta jambore juga mendapat hiburan berupa rekreasi ke Panti Bandengan dan Kartini.

Ada juga kegiatan bakti sosial yang sengaja disisipkan, agar memupuk rasa tanggung jawab terhadap sesama.

“Kegiatan jambore ini didanai secara swadaya oleh masing-masing panti asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah.

Tujuan diadakan jambore ini untuk melatih anak panti berkompetisi, serta menggembirakan mereka dan tak lupa agar anak-anak memahami tentang aktifitas dakwah Muhammadiyah,” ujarnya.

Lebih lanjut Syamsuddin memgatakan, tujuan dari jambore ini agar anak-anak panti asuhan ini mempunyai ajang berkompetisi secara baik sesama anak panti. Selain itu juga untuk menggembirakan anak panti.

“Sebab anak anak kalau dikumpulkan semacam ini mereka bisa tampil dan menunjukkan eksistensinya mereka sangat bangga dan sangat senang, dan yang ketiga untuk mendidik mereka dan memahami bagaimana aktifitas Muhammadiyah,” katanya.

Jambore Panti Asuhan tersebut merupakan yang kedua kalinya diadakan oleh MPS PWM Jateng, yang sebelumnya sukses digelar tahun lalu di bumi perkemahan tawangmangu kabupaten Karanganyar.

Menurut data dari MPS sendiri ada 102 Panti asuhan Muhammadiyah dan 44 panti Asuhan Aisyiyah, hanya saja belum semuanya bisa mengirimkan anak asuhnya untuk ikut menjadi peserta dan berkompetetisi dalam ajang tahunan tersebut.