Motivasi Anak Cinta Al Quran, SD Muhammadiyah Bayan Gelar Khataman Hafalan Juz 30

Sangpencerah.id – Memacu motivasi anak mencintai Al Quran, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah Bayan Purworejo menyelenggarakan Khataman Hafalan Juz 30 di Aula SMP Muhammadiyah Jono Bayan pada Kamis (29/3/18). Agenda ini merupakan perwujudan dari program tahfidz quran bagi setiap anak yang telah dicanangkan sejak awal didirikannya lembaga pendidikan dasar ini. Disampaikan Amad Darusman, S.Pd. Kepala Sekolah bahwasanya program hafalan/tahfidz telah diprogramkan sejak kelas 1 hingga ditargetkan dapat dicapai mampu terlampaui paling tidak pada kelas 5.

“Khataman hafalan ini merupakan agenda perdana bagi anakkelas 5 dan juga beberapa anakkelas dibawahnya yang juga turut serta karena telah mencapai target tersebut. Program ini merupakan upaya sekolah mendidik anakmencintai Al Quran dengan menghafal. Diharapkan dapat lebih cinta Al Quran dan akhirnya dalam pertumbuhannya selanjutnya anak tidak hanya sekedar menghafal tetapi juga mau memahami apa yang terkandung di dalam Al Quran,”ungkap Amad Darusman, S.Pd.

Lebih lanjut dijelaskan bahwasanya setelah dapat memahami, anak dapat mengamalkan apa yang terdapat di dalam Al Quran serta agenda ini dimaksudkan sebagai bentuk motivasi bagi angkatan di bawahnya/adik kelas supaya semakin bersemangat turut menghafal dan dapat ikut dikhatamkan pula di hadapan teman, wali siswa, tamu undangan dan masyarakat lainnya.

Dalam rangkaian khataman ini diawali dengan pawai ta`aruf yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, karyawan, paguyuban wali siswa dan masyakarat sekitar mengelilingi lingkungan lintas desa. Adapun pawai dimaksudkan sebagai salah satu syiar pada masyarakat terkait program sekolah, menyapa masyarakat dan juga berbagai dengan siswa TK/KB sekitar. Rombongan pawai dengan mengendarai becak dan tumpangi kuda bagi yang khataman, sebagian yang lainnya berjalan kaki dan mobil pengawal.

“Ke depan harapannya sekolah ini menjadi sekolah yang tidak hanya mengajarkan dan mendidik ilmu pengetahuan umum saja tetapi juga ilmu agama yang bersumber pada Al Quran dan Sunnah. Oleh karena itulah maka kami sangat intens memberikan materi pembelajaran Al Quran baik itu dari sisi bacaannya yang baik, tartil, fasih dan sesuai dengan ketentuan-ketentuan tata cara membaca Al Quran. Selain itu juga hafalan kita berikan secara intens supaya nantinya pada saatnya anak tamat dari sekolah SD Muhammadiyah ini paling tidak punya modal hafalan 1 juz yakni juz 30,”papar Amad Darusman, S.Pd.

Prosesi khataman hafalan juz 30 dilakukan dengan hafalan secara bersama-sama dimulai dari Surat An Nabaa hingga surat An Naas ditambah surat Al Fatihah dan 5 ayat awal surat Al Baqarah dalam waktu kurang lebih 90 menit. Setelah menyelesaikan diberi kesempatan bagi wali siswa dan tamu undangan untuk menguji hafalan siswa pada beberapa siswa yang ditunjuk dengan surat yang berbeda.

“Hari ini kesan yang saya peroleh, merasa bangga sekali bisa menyekolahkan anak saya disini. Karena usia kelas 5 sudah dapat menghafal 1 juz untuk juz 30 ini. Kemudian harapan saya ke depannya semoga nantinya sekolah Kreatif SD Muhammadiyah Bayan ini bisa lebih baik lagi untuk tahun berikutnya anak-anak lebih cerdas lagi dan untuk khatamannya bisa mengundang tamu dari luar lebih banyak seperti pada pengajian ahad pagi,”harap Niken Wulandari wali siswa Salma salah satu peserta khataman.

Agenda khataman hafalan ini mendapat apresiasi dari Paryono perwakilan Pengawas Pendidikan Dasar Kecamatan Bayan yang menyampaikan ini merupakan sebuah perwujudan nyata dari proses pendidikan yang telah dilaksanakan pada lembaga pendidikan ini.

“Di Kecamatan Bayan ini ada 32 SD/MI yang mana terdiri dari 28 sekolah negeri dan 4 sekolah swasta seperti SDIT, MIN Sucen Jurutengah, MI Pucang Agung dan SD Muhammadiyah Bayan ini. Sekolah ini telah menunjukkan dan muncul tunas-tunas pemikir yang luar biasa. Baik dalam akademik maupun non akademik seperti olimpiade sains nasional, olahraga tapak suci, tahfidz dan masih banyak yang lainnya. Sukses anak-anak. Mari kita dukung dan doakan bersama-sama ke depannya. Dengan hafalannya semoga dapat memberikan amal ibadah bagi siswa dan walinya,”ujar Paryono.