Beginilah Cara Muhammadiyah Lamongan Sukseskan Gerakan 1000 Klinik

Sangpencerah.id – Gerakan seribu klinik oleh PP Muhammadiyah mendapat dukungan penuh Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Lamongan. Selain telah memiliki sejumlah rumah sakit, misalnya Rumah Sakit Muhammadiyah Lamongan (RSML), kini PDM tengah membangun belasan Klinik Pratama.

“Kita sudah banyak memulai membangun klinik untuk mewujudkan 1.000 klinik program PP Muhammadiyah,” ungkap Ketua PD Muhammadiyah Lamongan, Shodikin kepada Tribunjatim.com, Minggu (22/4/2018).

Sebanyak 18 Klinik Pratama milik Muhammadiyah dari 27 kecamatan sudah dibangun. Ada yang menggunakan nama Aisyiah ada yang memakai nama Muhammadiyah. Menurutnya, setiap kecamatan nanti akan ada klinik Muhammadiyah. Saat ini tinggal 9 kecamatan yang belum. “Insyaallah dalam waktu dekat, semuanya akan terwujud,” harapnya.

Ada beberapa klinik Muhammadiyah yang dalam proses pembangunan dengan capain prosentase yang bervariatif. Seperti pembangunan klinik Muhammadiyah di Modo dan Sambeng. Pembangunan klinik yang ada di kecamatan tidak dilepas begitu saja oleh PD Muhammadiyah.

Semuanya dibantu pendanaannya oleh PDM, termasuk nanti dalam menejemen saat pertama dibuka. “Istilahnya, PD tetap nuntun. Dan setelah semuanya berjalan, akan ditangani sepenuhnya oleh cabang,” katanya.

Sementara itu, Bendahara PD Muhammadiyah Lamongan Subagio mengaku sudah melihat perkembangan pembagunan balai kesehatan tersebut.

“Ini merupakan bagian dari program PP Muhammadiyah yang mencanangkan pendirian 1.000 klinik,” katanya .

Kunjungannya, untuk melihat dan mengkonfirmasi sejauh mana perkembagan pembangunan klinik Muhammadiyah. Pasalnya, pembangunan tersebut merupakan tanggungjawab PDM Lamongan. Di Modo pembangunan klinik Muhammadiyah sudah mencapai 50% dari rencana dua lantai

“Targetnya, 5 sampai 7 bulan pembangunannya akan diselesaikan,” ungkapnya.

Untuk pembangunan klinik, PDM Lamongan tidak tinggal diam, dan telah memberikan bantuan sebesar Rp 250 juta untuk masing-masing klinik. Sedangkan kekurangannya adalah dari swadayah warga Muhammadiyah, termasuk di Modo.

Klinik Sambeng pembangunannya sudah mencapai 90 persen. Menurut Subagio, Klinik Sambeng ini beda dengan lainnya. Proses pembangunannya merenovasi rumah salah satu Pimpinan Cabang yang telah dibeli Muhammadiyah.”Pembangunannya hanya butuh tahap sentuhan finishing saja,” tegasnya.(sp/surya)