Berjuang Keras, Muhammadiyah Paser Sukses Dirikan Rumah Sakit

SangPencerah.id– Pembukaan tirai penutup plang Rumah Sakit Muhammadiyah Paser oleh Bupati Paser H Yusriansyah Syarkawie, di lakukan Jumat (8/9) yang lalu. Upacara ini menandai Grand Opening RS Muhammadiyah Paser. Dilanjutkan penandatanganan prasasti oleh Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah (PPM) Bidang Kesehatan dr H Agus Taufiqurrahman SpS MKes, menandai peresmian RS Muhammadiyah Paser.

Bertempat di halaman RS Muhammadiyah Paser, Yusriansyah mengucapkan selamat datang kepada pengurus pusat Muhammadiyah dan pengurus wilayah Muhammadiyah Kaltim di Paser, kabupaten paling selatan Kaltim yang sering disebut Bumi Daya Taka, dengan motto Alo Manin Aso Buen Siolondo atau hari esok lebih baik dari kemarin.

“Ungkapkan rasa syukur mendalam atas diresmikannya RS Muhammadiyah Paser. Dengan hadirnya RS Muhammadiyah Paser ini akan semakin meningkatkan pelayanan kesehatan pada masyarakat,” kata Yusriansyah.

Hadi pul adalam acara itu Ketua DPRD Paser H Kaharuddin, Ketua TP PKK Paser H Mutiarni Yusriansyah dan Wakil Ketua TP PKK Paser H Siti Hapsyah Mardikansyah.

Pada kesempatan itu pula, Yusriansyah menyampaikan harapannya agar RS Muhammadiyah Paser dan RSUD Panglima Sebaya Tanah Grogot dapat bersinergi bersama Pemkab Paser.

Khususnya dalam memberi ruang yang lebih besar bagi masyarakat untuk mendapatkan layanan kesehatan, sehingga mampu mewujudkan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat.

Kepada pengelola RS Muhammadiyah Paser dan masyarakat pada umumnya, Yusriansyah berpesan agar senantiasa menjaga dan memelihara sarana dan prasarana RS Muhammadiyah Paser, sebagai rumah sakit kedua di Kabupaten Paser, setelah RSUD Panglima Sebaya.

“Tentunya RS Muhammadiyah Paser akan memberikan pelayanan terbaiknya dan akan menjadi rujukan bagi masyarakat, kata bupati.

” Atas nama Pemkab Paser, kami ucapkan selamat kepada semua pengurus, anggota dan keluarga besar Muhammadiyah atas diresmikannya RS Muhammadiyah Paser ini, semoga kita bisa sama-sama mewujudkan Kabupaten Paser yang maju mandiri sejahtera dan berkeadilan,” tambahnya.

Ketua Grand Opening RS Muhammadiyah Paser Sisman menyampaikan pendirian rumah sakit ini didasari keinginan Muhammadiyah untuk membantu Pemkab Paser di bidang kesehatan.

Untuk itu, tanggal 17 November 2014 Pimpinan Muhammadiyah Paser membentuk tim 11 untuk mempersiapkan berdirinya RS Muhammadiyah Paser.

Tim 11 kemudian berkoorinsi dengan Pimpinan Muhammadiyah Kaltim dan Pemkab Paser agar Muhammadiyah dapat memanfaatkan gedung eks RSUD Panglima Sebaya untuk menjadi RS Muhammadiyah.

Pada 1 juli 2015 dilakukan MoU antara Bupati Paser dengan Pimpinan Daerah Muhammdiyah Paser untuk pemanfaatan eks RSUD Panglima Sebaya dengan sistem sewa,  kata Sisman.

Dari persiapan pendirian dan MoU, tambah Sisman, izin operasional RS Muhammadiyah akhirnya pun didapatkan, sehingga pada tanggal 8 September 2017 bisa dilaksanakan Grand Opening RS Muhammadiyah.

“Terima kasih kepada Pak Bupati dan semua pihak yang telah memberi dukungan dan kesempatan pada Muhammadiyah untuk mengelola esk gedung rumah sakit ini,” tambahnya (sp/tt)