KH Ma’ruf Amin : Meski Setnov Warga NU Jika Bersalah Harus Dihukum

sangpencerah.id – Rais Aam PBNU KH Ma’ruf Amin menghormati penetapan tersangka ketua DPR Setya Novanto dalam kasus e-KTP. Ma’ruf menyerahkan sepenuhnya pada proses hukum yang berjalan.

“Kita serahkan pada proses hukum saja. Walaupun NU, kalau dia bersalah, ya proses secara hukum,” ujar Ma’ruf di gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (19/7/2017).

Ma’ruf dan Novanto sama-sama memiliki afiliasi dalam ormas Nahdlatul Ulama (NU). Menurutnya, penetapan status tersangka Novanto tidak mencoreng citra NU dan DPR.

“Nggaklah. Untuk orang NU tentu ada saja, ada yang maling, ada yang copet. NU itu kan sekian puluh juta,” jelasnya.

Seperti diketahui, Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi e-KTP. Novanto disangka melanggar Pasal 3 atau 2 ayat 1 UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dia terancam hukuman seumur hidup. Novanto juga sudah menyampaikan sikapnya tetap berstatus sebagai Ketua DPR. (dtk/sp)