Relawan Muhammadiyah Evakuasi Korban Tanah Longsor Ponorogo

sangpencerah.id – Majelis Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana (MLHPB) / Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Jawa Timur pada Bencana Tanah Longsor di Pulung, Ponorogo telah melakukan langkah-langkah guna turut serta membantu menangani para korban seperti dikutip dari website Lazismu Jawa Timur

Langkah yang sudah dilaksanakan MLHPB MDMC JATIM dan Ponorogo pada bencana Longsor di Banaran, Pulung Ponorogo dengan melakukan:
1. Menugaskan Sdr. Edi Suwito (Mdmc Jatim) untuk kaji cepat di lokasi.
2. Koordinasi dengan LBP/MDMC Ponorogo dengan mendirikan 2 POSKO dengan tempat sebagai berikut :
– Posko 1 : PDM Ponorogo, Jl. Jawa 38 dengan CP Harun 085736696261 / 08113372206
– Posko 2 : di lokasi bencana : Posko Tangkil dan Posko pertigaan, dengan CP Fauzi (ketua LPB Ponorogo) 082334538866 dan Arif (Kokam) 081234110833 Menyiapkan kebutuhan logistik makan dan minum
4. Membangun jaringan komunikasi untuk koordinasi dengan PDM dan posko posko 14.920
5. Selalu berkoordinasi dengan POSKO INDUK BENCANA BANARAN melalui Chanal Posko Induk 15.232 dan Chanal pencarian 14.966.
6. Berpartisipasi pada pendirian Posko Terpadu, bertempat di dusun Tangkil, Banaran, Pulung 1 km dari tkp
7. LPB/MDMC mendapatkan tugas bagian pemulasaran jenazah.

Saat ini MDMC masih bertugas membantu melakukan pencarian korban dengan para relawan dari lembaga / instansi lain. Sementara itu Muhammadiyah juga telah mensiagakan Tim tambahan MDMC, Rumah sakit, MPS, LAZISMU, KOKAM Ponorogo di lokasi sampai dengan malam ini.

Bantuan yang dibutuhkan di pengungsian adalah makanan siap saji, akan tetapi kebuthan tersebut sudah terpenuhi. Namun perlu disayangkan terjadinya krodit/keruwetan di jalur evakuasi dan TKP karena banyaknya penonton yang berjubel melihat TKP.