KOKAM : Bubarkan DPD Jika Dikuasai Partai !!

Mashuri, Komandan KOKAM Pusat bersama aliansi masyarakat sipil

Sangpencerah.id – Kekacauan Sidang Dewan Perwakilan Daerah (DPD) yang mengabaikan Putusan Mahkamah Agung (MA) telah menunjukan tabiat partai sesungguhnya di parlemen. Partai telah mendominasi DPD dan menjadikannya sebagai salah satu fraksi partai tertentu di parlemen. Imbas konsolidasi kekuatan partai di DPD itu adalah aksi barbar dalam upaya menjadikan ketua umum partai tertentu sebagai pimpinan DPD yang melanggar Putusan MA.

Aksi barbar itu telah membuat Afnan Hadikusumo, Anggota DPD asal Yogyakarta, dibanting anggota DPD lainnya yang mendukung ketua partai sebagai Pimpinan DPD. Sikap barbar anggota DPD itu tidak dapat dibiarkan begitu saja. Masyarakat sipil menyadari bahwa DPD harus dibangun untuk terus independen. DPD harus dibedakan dengan DPR. Tindakan melanggar hukum di DPD tidak dapat dibiarkan.

Untuk itu Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Muhammadiyah dan Koalisi Masyarakat Sipil Penegak Citra Parlemen telah menyampaikan tiga tuntutan rakyat (TRITURA) pembenahan Parlemen Indonesia sebagai berikut:

1. Bubarkan DPD jika dikuasai partai;
2. Tegakan dan laksanakan Putusan Mahkamah Agung;
3. Sanksi Pidana anggota DPD yang melakukan tindakan kekerasan di forum Parlemen.

“Ketua DPD RI dipimpin Ketua Umum Partai. Sungguh lucu sekali, DPD jika dikuasai oleh orang parpol. DPD bukan fraksi tambahan DPR. Jika memang begitu perlu kita tinjau ulang untuk dibubarkan”, tegas Mashuri, Komandan KOKAM Pusat.(sp/red)