Dakwah Menggeliat, PCM Majenang Bangun Rumah Sakit dan Resmikan Toko MU

SangPencerah.id-Geliat dakwah yang dilakukan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Majenang, memasuki babak baru. PCM Majenang Minggu (9/4) kemarin meresmikan dua unit usaha baru yakni Tokumu yang ada di depan alun-alun serta Pusat Kesehatan Umat (PKU) di Desa Pahonjean.

Peresmian kedua unit usaha bisnis dan sosial ini ditandai dengan pengajian akbar secara bergantian di dua tempat berbeda. Pengajian akbar ini diisi oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, Dr KH Tafsir, MAg. Dalam tauziahnya saat membuka PKU Muhammadiyah, Tafsir mengatakan dakwah organisasi islam ini tidak itu mudah dan menyenangkan dg melibatkan jamaah. Misal pengajian yang diawali dengan senam. Hal ini sudah dilakukan oleh PCM Majenang hingga peserta pengajian terasa tidak terbebani. “Ini model dakwah yang menyenangkan,” kata dia. Selain itu, Muhammadiyah juga bukan organisasi yang ekslusif namun justru menyatu dengan masyakarat. Karenanya, kehadiran PKU diharapkan bisa lebih memperat hubungan antara organisasi dengan masyarakt secara luas tanpa membatasi latar belakang warga.
“Muhammadiyah itu inklusif, artinya menyatu dengan masyarakat,” katanya. Ditempat yang sama, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Cilacap, Kuswan Hasan mengatakan, kehadiran PKU menandakan Muhammadiyah ingin berperan aktif dalam membantu program pemerintah di bidang kesehatan. Pihaknya juga membebaskan pengelola PKU untuk melayani seluruh warga yang ingin berobat kesana. “Muhammadiyah hadir bukan untuk merepoti pemerintah dengan meminta bantuan.

Tapi kami punya program untuk membangun,” katanya. Sementara itu, ketua panitia pembangunan PKU Muhammadiyah, Misbahudin mengatakan, pihaknya mendapatkan bantuan dari jamaah berupa pengadaan lahan dalam bentuk wakaf. Lahan yang dipersiapkan mencapai 900 M2 dan nantinya akan dibangun ruang perawatan dan lainnya. “Ada lelang wakaf dari jamaah untuk pengadaan lahan,” katanya. Dia menargetkan, bangunan ini akan selesai dalam 3 bulan. Seiring itu, pihaknya juga tengah mengurus ijin ke instansi terkait sebelum nantinya bisa beroperasi dan melayani masyarakat. Nantinya, PKU ini akan berstatus sebagai klinik rawat pratama. “Statusnya klinik rawat inap pratama. Kedepan kita akan upayakan bisa menjalin kerja sama dengan BPJS agar bisa lebih luas dalam melayani masyarakat,” tandasnya. (sp/rdb)