Rektor UHAMKA Jadi Pembicara ACCF

Sangpencerah.id – Ketua Forum Rektor Indonesia, Prof. Dr. Suyatno, M.Pd., menilai selama ini dunia industri dan dunia kerja belum aware (sadar, red.) dan bersinergi dengan perguruan tinggi.

“Jadi memang perguruan tinggi dengan dunia industri itu harus menjadi satu sinergi, karena produk perguruan tinggi itu adalah akan dimanfaatkan oleh dunia industri dan dunia kerja sehingga antara perguruan tinggi dengan dunia kerja itu saling sinergi”, terangnya saat diwawancarai selepas acara Asean Corporate Culture Forum (ACCF) yang diadakan ACT Consulting di Granada Ballroom, Menara 165, Cilandak, Jakarta Selatan, Rabu 29 Maret 2017.

Perguruan tinggi, lanjut Suyatno, akan bisa melakukan fungsinya yang lulusannya nanti dapat langsung sesuai dengan dunia industri dan dunia kerja.

“Sehingga kurikulum perguruan tinggi juga nanti harus disusun bersama-sama dengan dunia industri dan dunia kerja”, usul Rektor Universitas Prof. Dr. Hamka (UHAMKA) ini lagi.

Suyatno menjadi salah satu narasumber Asean Corporate Culture Forum (ACCF) yang ke 13. ACCF merupakan forum diskusi bagi praktisi, pengamat, dan juga pemrehati Corporate Culture yang digagas oleh ACT Consulting dan ESQ Business School. Melalui forum ini para peserta akan bersama-sama mengeksplorasi langkah serta kiat sukses pembentukan Corporate Culture.

Selain Suyatno, hadir pula Inspektur Jenderal Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Republik Indonesia, Prof. Dr. Jamal Wiwoho, SH., M.Hum., Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Sebelas Maret Surakarta Prof. Dr. Ir. Darsono, M.Si, Ketua Himpunan Psikologi Cyber Indonesia Dr. Rahmat Ismail dan CEO ESQ Group Dr. H.C. Ary Ginanjar Agustian. Acara ini diselenggarakan ACT Consulting dengan hasil riset dari ESQ Business School.