Saat Pilkada Serentak, Klinik Apung Muhammadiyah Mulai Berlayar ke Maluku

Peninjauang Klinik Apung Muhammadiyah (Foto: dr. Slamet Budiarto )

SangPencerah.id– Bertepatan dengan waktu Pilkada Serentak, Lazismu akan memberangkatkan klinik apung Said Tuhuleley dari Pelabuhan Rakyat Cilincing, Jakarta Utara, menuju Pelabuhan Ambon, Maluku. Klinik apung merupakan program sosial di bidang kesehatan yang diinisiasi PP Muhammadiyah dengan dukungan pembiayaan yang berasal dari donasi publik melalui Lazismu. Klinik apung tersebut dibangun dari basis kapal yacht berbahan dasar fibre glass berukuran 15 meter x 3.5 meter di sebuah galangan kapal di Cilincing, Jakarta Utara.

(Baca: Dengan Kapal Pesiar, Muhammadiyah Dirikan Klinik Untuk Maluku dan Papua)

Sarana kesehatan gratis untuk masyarakat kepulauan itu dibangun dengan biaya Rp 2 miliar, belum termasuk fasilitas sarana kesehatannya. Klinik Apung Said Tuhuleley akan berlayar menuju Ambon dengan menyinggahi sejumlah pelabuhan seperti Jakarta, Jepara, Probolinggo, Lombok, Selayar, Kendari, Raha, Buru dan Ambon. Dijadwalkan, klinik apung akan berlabuh di Pelabuhan Ambon pada tanggal 22 Februari 2016 atau 2 hari sebelum diresmikan pemakaiannya oleh Presiden RI Joko Widodo.

Peresmian Klinik Apung Said Tuhuleley merupakan salah satu rangkaian acara untuk memeriahkan acara Sidang Tanwir Muhammadiyah. Setelah diresmikan Presiden, Klinik Apung Said Tuhuleley akan melakukan pelayanan sosial di kepulauan wilayah Maluku hingga Papua dengan tim medis berjumlah 15 orang. Layanan kesehatan meliputi pengobatan, perawatan dan tindakan medis lainnya. Diharapkan, Klinik Apung Said Tuhuleley bisa menekan angka kematian ibu dan bayi di Maluku yang saat ini masih tergolong tinggi secara nasional. Lazismu mengajak seluruh masyarakat yang peduli dengan program kesehatan ini untuk bahu membahu membiayai operasional Klinik Apung Said Tuhuleley yang diperkirakan mencapai Rp 2 miliar per tahun. Hubungi kantor Lazismu atau kantor Muhammadiyah terdekat di kota Anda. (sp/ws)