Gubernur Maluku : Pawai Ta’aruf Muhammadiyah Sangat Meriah, Non Muslim Juga Ikut

SangPencerah.id– Ribuan peserta pawai taaruf di Lapangan Merdeka Ambon turut memeriahkan Tanwir Muhammadiyah yang akan dilaksanakan pada 24 hingga 26 Februari 2017. Para peserta pawai memakai pakaian adat untuk menujukan keberagaman di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ribuan peserta pawai taaruf melintasi jalan-jalan di Kota Ambon menuju Kompleks Islamic Center Ambon di Kelurahan Waihaong, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku, pada Kamis (23/2) pagi. Para peserta pawai berasal dari kalangan anak-anak sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA). Ada juga dari kalangan mahasiswa dan orang dewasa.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir mengatakan, pawai taaruf digelar untuk saling mengenal satu sama lain. Dengan saling mengenal, masyarakat bisa saling memahami, berbagi, dan bersama membangun Maluku serta Indonesia. Pawai taaruf juga sekaligus syiar dan publikasi dalam rangka Tanwir Muhammadiyah.

Ketua panitia pawai taaruf, Rosmin Tutupoho, juga menyampaikan, pawai taaruf untuk menunjukan khazanah keragaman budaya yang ada di Indonesia. Maksud dan tujuan pawai taaruf salah satunya sebagai ajang silaturahmi antar peserta Tanwar Muhammadiyah yang datang dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Menurut Gubernur Maluku Said Assagaff, walau pawai tersebut menyangkut kegiatan keagamaan,  umat agama lainnya turut berpartisipasi dalam pawai. Sebab, pawai ta’aruf bukan termasuk ke dalam kegiatan ibadah keagamaan. “Tapi masuk dalam domain sosial muamalat karena itu tidak mengherankan sambutan masyarakat yang menonton pun sangat meriah,” ujarnya.(sp/red)