Din Syamsuddin : Mengapa Jutaan Umat Bergabung Dengan Muhammadiyah?

SangPencerah.id– Warga Muhammadiyah Kecamatan Petarukan ditantang mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Din Syamsudin membangun rumah sakit dalam waktu satu tahun.

Tantangan disampaikan saat Din menjadi pembicara pengajian ahad pagi yang digelar Pengurus Cabang (PC) Muhammadiyah Kecamatan Petarukan di Jalan Raden Saleh Petarukan. Saat itu, Din bertanya langsung kepada Ketua PCM, Tri Harjanto. Namun sepertinya Tri keberatan dan akan memenuhinya dalam waktu 10 tahun.

’’Kalau begitu saya menawar tiga tahun saja,’’kata Din yang pernah menjabat Ketua MUI 2014-2015. Pengajian yang dihadiri ribuan warga dan simpatisan Muhammadiyah pun seolah menjadi rapat akbar tentang pembangunan rumah sakit. Dalam kesempatan itu, Din bersedia menjadi orang pertama yang akan menyumbang seandainya warga Muhammadiyah Petarukan betul-betul berniat membangun rumah sakit.

Dia akan menyumbang sebesar Rp 10 juta. Sementara itu, dalam materi pengajian, Din menyampaikan bahwa sudah ada jutaan umat Islam yang bergabung dengan Muhammadiyah. Hal itu terjadi lantaran mereka mengharap ridha dari Allah. ’’Kami tidak mengajak mereka masuk Muhammadiyah. Tapi mari berjuang bersama-sama Muhammadiyah,’’ ujarnya.

Bagi Din, kehadirannya di Petarukan seperti bernostalgia. Sebab 25 tahun yang lalu atau tepatnya 1992, dirinya juga hadir menjadi pembicara pengajian di lokasi yang sama. Hanya saja saat itu dia masih muda dan masih menjabat sebagai PP Pemuda Muhammadiyah.

Din pun masih ingat tokohtokoh Muhammadiyah Pemalang yang dikenalnya. Salah satunya adalah Mbah Surip atau Syarif Hidayatullah. Ia masih ingat hadiah yang diberikan Mbah Surip kepadanya yakni berupa ayam pejantan dan sekarung beras. ’’Tapi sampai sekarang saya belum tahu apa makna dari hadiah tersebut,’’ imbuh Din seraya tersenyum.

Dia menambahkan, bagi Muhammadiyah yang paling berperan penting adalah pengurus ranting. Sebab mereka yang berhadapan langsung dengan jamaah. Ia mengaku setelah lengser dari jabatan ketua umum PP Muhammadiyah, kini dirinya masih aktif sebagai ketua ranting Muhammadiyah Pondok Labu.

Di rantingnya tersebut, dia berjuang mengembangkan Muhammadiyah bersama pengurus lain yang juga tokoh nasional antara lain Ryas Rasyid dan Anis Baswedan. Acara pengajian diselingi dengan pelantikan sejumlah pengurus ranting Muhammadiyah dan Aisyiyah. Pelantikan dilakukan oleh ketua PCM dan PCAPetarukan (sp/sm)