BNPB : Relawan Muhammadiyah Selalu Datang Lebih Dulu Daripada Pemerintah

Mashuri Masyhuda, Komandan KOKAM (ilustrasi)

SangPencerah.id– Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Willem Rampangilei, dan anggota Komisi VIII DPR RI Muhammad Lutfi menghadiri pembukaan kembali layanan Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bima, Nusa Tenggara Barat, pukul 08.10 Wita tadi, (Rabu, 27/12).

Pada acara pengoperasian kembali RS setelah diterjang banjir yang mengakibatkan kerusakan mencapai 95 persen, para tokoh nasional tersebut mengapresiasi peran Muhammadiyah dalam penanggulangan bencana di Indonesia, termasuk di Bima.

Kepala BNPB mengungkapkan rumah sakit menjadi ujung tombak pelayanan terhadap masyarakat di bidang kesehatan. Apalagi, RS PKU Muhammadiyah satu-satunya rumah sakit yang ada di Kota Bima.

“Karena RSUD berada di kabupaten. Saya hampir tidak percaya dilapori bahwa hari ini Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Bima bisa difungsikan kembali untuk pelayanan. Untuk itu saya hadir disini mendukung upaya percepatan pelayan masyarakat. Selamat telah dibuka kembali dalam waktu yang cepat, semoga bisa segera dimanfaatkan oleh masyarakat Bima,” ucapnya.

Karena itu mantan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII Manado dan Kalimantan Timur ini juga menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) dan keluaga besar Muhammadiyah atas komitmen yang kuat terhadap upaya penanggulangan bencana di Indonesia.

“Dimana ada bencana, MDMC selalu datang duluan dari pada saya. Saya salut dengan anak anak muda MDMC,” tandasnya.

Mensos juga menyampaikan terima kasih kepada Muhammadiyah terutama pengoperasian kembali RS PKU Muhammadiyah Bima. Pihaknya mendukung sekali upaya upaya percepatan dalam pelayanan masyarakat paska bencana.

“Dan Rumah Sakit Bima menjadi garda terdepan bidang kesehatan di Kota Bima ini harus segera pulih kembali memberikan pelayanan masyarakat, baik rawat jalan maupun rawat inap. Dan juga terima kasih kepada MDMC atas upaya cepat dalam merespon kebutuhan masyarakat yang terdampak banjir di Bima maupun bencana lain yang terjadi di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara itu Muhammad Lutfi mengakui kekuatan luar biasa yang dimiliki Muhammadiyah dalam pelayanan kemanuasiaan. Pihaknya juga akan mengupayakan untuk percepatan pemilihan dan rehabilitasi rumah sakit. “Terima kasih kepada MDMC yang telah berkerja keras memulihkan kembali rumah sakit PKU Muhammadiyah Bima,” ungkapnya.

Dalam kesempatan tersebut, dia juga menyampaikan bahwa dirinya punya hubungan emosional dengan RS PKU Muhammadiyah Bima. Nama paman beliau dijadikan nama bangsal VIP di RS tersebut (sp/rmol)