Kapolda Jateng Tolak “Surat Cinta” Pemuda Muhammadiyah

​Sangpencerah.id –  Kapolda Jateng menolak pengajuan penangguhan penahanan Jurnalis Islam Panjimas, Ranu Muda yang diajukan Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Sukoharjo hari Selasa kemarin (27/12).

Lima “Surat Cinta” yang dikirim tersebut dari PDM Sukoharjo, PDPM Sukoharjo, PCPM Grogol, PWPM Jateng dan PP Pemuda Muhammadiyah.

Kapolda Jateng Irjen Pol Chondro Kirono mengatakan, penolakan penangguhan penahanan Ranu yang menjadi tersangka kasus perusakan sangat sulit untuk diwujudkan.

Pihaknya menuding, tersangka tidak kooperatif dan khawatir menghilangkan barang bukti.

“Kami masih menyelidiki sejauh mana keterlibatan tersangka Ranu). Kami menilai pelaku tidak kooperatif terhadap proses penyidikan,” ungkap Kapolda dalam kepada sejumlah awak media dalam jumpa pers di Gedung Borobudur Komplek Mapolda Jateng, Kamis (29/12).

Kapolda menambahkan, dalam proses penyidikan, pihaknya menemukan ada barang bukti. Sehingga upaya penangguhan penahanan tidak dikabulkan.(sp/amanah)