Bergotong-royong, Ratusan Dokter Muhammadiyah Galang Bantuan Untuk Aksi 212

Bendera RS PKU Muhammadiyah Gubug dan Posko Kesehatan PKU Muhammadiyah Bantul yang melayani banyak pasien (Foto: Forkom JRSMA Indonesia)

SangPencerah.id– Jakarta- Semangat untuk membela Islam  datang langsung dari dokter-dokter, perawat maupun aktivis-aktivis kesehatan Muhammadiyah. Tidak hanya berwacana di sosial media, aktivis-aktivis ini turun langsung  lapangan. Dokter-dokter ini  bergabung dengan aktivis-aktivis Muhammadiyah, ada pula yang bergabung dengan IDI DKI Jakarta.

Pemberangkatan Tim di RSI Muhammadiyah Tegal
Pemberangkatan Tim di RSI Muhammadiyah Tegal

Tak kurang lebih dari 30 puluh ambulan dan ratusan paramedis dikerahkan untuk mendukung Aksi Bela Islam jilid III.  Dokter-dokter dan aktivis kesehatan yang datang ini berasal dari Jawa Tengah, DIY, Jawa Barat dan DKI Jakarta. Dalam waktu yang relatif singkat, mereka bergotong-royong melakukan konsolidasi untuk memperkuat  tim kesehatan.

 Tidak hanya yang ikut turut kelapangan, rumah sakit muhammadiyah yang tak menerjunkan tim pun turut mendonasikan sejumlah dana untuk mendukung Aksi bela islam ini.  Donasi  ini bersifat sukarela, tak ada paksaan, semua demi membela agama Allah SWT.  “Mohon maaf, karena suatu hal, kami tidak bisa turun kelapangan untuk aksi, kami ingin turut berpartisipasi, semoga bantuan yang kami berikan dapat bermanfaat untuk perjuangan aksi ini, ujar Dokter Ridho, Direktur RS PKU Muhammadiyah Gubug.  RS PKU Muhammadiyah Gubug sendiri, mendonasikan 5 Juta untuk mendukung Aksi Bela Islam III.

“Saya harus turut ambil bagian dalam aksi ini, ini aksi demi harga diri umat  Islam, aksi ini pun tak gelar setiap hari, saya ingin menjadi bagian dari  sejarah, ujar Dokter Aldilla Al Arfah, Direktur RS Fatsabiq PKU Muhammadiyah Pati. Selain turun langsung kelapangan, RS Fastabiq PKU Muhammadiyah Pati juga turut mendonasikan 12,5 Juta untuk mendukung Aksi Bela Islam III.

Ketua MPKU Jatend dan Direktur RS Fastabiq PKU Muhammadiyah Pati mempersiapkan Bantuan
Ketua MPKU Jatend dan Direktur RS Fastabiq PKU Muhammadiyah Pati mempersiapkan Bantuan

Bantuan yang diberikan oleh aktivis-aktivis medis Muhammadiyah ini bukan hanya berbentuk layanan kesehatan, tapi juga berbentuk makanan, minuman serta  akomodasi untuk peserta aksi. “Semoga apa yang kami dan kawan-kawan lakukan bisa bermanfaaat untuk umat, dan kami berharap semoga kedepan Muhammadiyah lebih berperan dan terstruktur dalam mengembangkan gerakan-gerakan seperti ini”, pungkas dr.Ibnu, Ketua MPKU Jawa Tengah yang juga turun langsung dalam aksi Bela Islam III. (sp/ja)