Terus Muliakan Anak Yatim, PCM Kaliwungu Bangun Gedung Panti Asuhan 2 Milliar

Panti Asuhan H.Rohmah, Gedung Panti Asuhan Milik PCM Kaliwungu saat ini (ilustrasi)

SangPencerah.id- Semangat Muhammadiyah Kaliwungu, Kabupaten Kendal untuk mengaktualisasikan spirit Al Mau dengan terus membangun panti asuhan tak pernah putus. Tak puas hanya memiliki satu gedung panti yang cukup megah, kini PCM Kaliwungu kembali berikhtiar untuk membangun gedung lagi gedung asrama Panti Asuhan Anak Yatim (PAY) Putri Hj Rumijatun.

Gedung Asrama Panti Asuhan Anak Yatim (PAY) Putri Hj Rumijatun akan segera dibangun dalam waktu dekat ini. Pembangunan tersebut dilakukan oleh Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Kaliwungu. Kesiapan pembangunan ditandai dengan menggelar pengajian Ahad Pagi (13/11), yang dihadiri oleh ketua PDM Kendal, H Muslim Rahmadi, PCM Kaliwungu, PCA Kaliwungu, Ortom tingkat Cabang Kaliwungu, dan warga Muhammadiyah se-Cabang Kaliwungu.

Kegiatan pengajian diawali dengan peletakan batu pertama oleh H Muslim Rahmadi didampingi Ketua PCM Kaliwungu, H Sukamto, dan Ketua PCA Kaliwungu, Hj Nurhayati Kholiq. Dari pengajian tersebut, telah terkumpul infaq dari jamaah pengajian sebanyak Rp235 juta lebih, belum termasuk infaq material bangunan dan para wakif yang telah ikrar wakaf tunai melalui formulir. Pembangunan gedung Panti Asuhan Putri Aisyiyah (PAPA) Hj Rumijatun berlokasi di Desa Sarirejo, RT 3/1, Kecamatan Kaliwungu, dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2014.

Ketua panitia pembangunan, Hj Sunarwati, mengatakan, terdapat dua pekerjaan pembangunan yang akan dan sedang dilaksanakan, yaitu renovasi bangunan dan melanjutkan pekerjaan pembangunan yang sedang berjalan. “Semula bangunan ini rumah warga, kami beli dengan harga Rp120 Juta, untuk dibangun PAPA,” ujarnya.

Dikatakan, panitia pembangunan saat ini tengah melaksanakan pembangunan secara bertahap, meliputi pengurukan dan peninggian bangunan asrama, renovasi bangunan utama agar layak huni, pembangunan pagar keliling bagian belakang. “Selain itu juga melakukan pembangunan asrama dan ruang belajar santri, yang terdiri atas tiga lokal beserta kelengkapannya, serta pembangunan sarpras dan tata lingkungan asrama,” katanya, yang juga pengasuh anak–anak panti Hj Rumijatun.

(Baca juga : Tertua di Kota Kembang, Panti Asuhan Muhammadiyah Ini Menjadi Saksi Bandung Lautan Api )

Terpisah, Sukamto, mengungkapkan, biaya yang diperlukan untuk pembangunan gedung asrama tidak sedikit, sehingga dilakukan secara bertahap. “Pembangunan asrama panti asuhan ini diperkirakan akan menghabiskan biaya sebesar Rp2 Miliar. Sehingga kami berharap dukungan dari berbagai pihak, mohon do’a dan restunya, terutama dari keluarga besar Muhammadiyah, agar pembangunan panti cepat selesai,” paparnya. (sp/sm)