Terbaik di Sulut, SMK Muhammadiyah Kotamobagu Maju ke-Tingkat Nasional

Tampak guru pendamping dan kedua siswa Diastri Mandeng dan Fitriana Dunggio,

SangPencerah.id– SMK Muhammadiyah Kotamobagu kembali mengukir prestasi pada ajang Lomba Kompetisi Siswa (LKS) Program keahlian keperawatan tingkat Provinsi Sulawesi utara (Sulut). Kedua siswa tersebut bernama Diastri Mandeng dan Fitriana Dunggio peraih juara satu umum LKS. Mereka berdua akan menjadi duta Sulut ditingkat Nasional yang akan digelar di Yogjakarta. “Alhamdulliah SMK Muhammadiyah Kotamobagu meraih juara satu umum LKS program keahlian keperawatan,” terang Kepala Sekolah Syahri Malomis S.pd, kemarin.

Lanjut Malomis, SMK Muhammadiyah Kotamobagu secara rutin terus melakukan pembinaan program keahlian keperawatan. Selain itu, lomba LKS program keperawatan ini untuk meningkatkan kompetensi siswa, sehingga siswa- siswa tersebut akan mendapatkan sertifikat kompetensi keahlian dari Badan Nasional Sertifikat Profesi (BNSP). Kompetensi ini sebagai pengakuan bahwa lulusan-lulusan SMK program keperawatan mampu diterima dilapangan kerja baik ditingkat lokal maupun nasional. “Saya bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh siswa SMK Muhammadiyah Kotamobagu ini, kalian akan mengharumkan nama daerah ditingkat nasional nanti,” ungkapnya.

Ketua Muhammadiyah ini juga mengharapkan kepada guru pembina dan siswa untuk mempersiapkan diri agar mampu bersaing dengan dengan 34 provinsi lainnya. “Kita berusaha agar prestasi yang kita raih tetap kita pertahankan demi nama baik sekolah, Kotamobagu bahkan Provinsi,” harapnya

Terpisah, Amir Karim S.pd selaku Guru Pendamping mengaku bangga dan senang atas pencapaian yang diraih oleh siswa SMK Muhammadiyah Kotamobagu ditingkat Provinsi. Ia berharap, kedua siswa tersebut Diastri dan Fitriani harus mampu menunjukan kemampuan kalian hingga bisa meraih prestasi. “Saya yakin dan percaya dengan kemampuan mereka berdua. Bahkan saya optimis yakni target meraih prestasi ditingkat nasional nanti,” harapnya

Lanjutnya, guru pembimbing akan terus memberikan bimbingan dan motivasi belajar hingga digelarnya lomba LKS Keperawatan tingkat nasional.

Sementara itu, Diastri Mandeng siswa peraih juara satu umum LKS Program Keperawatan ini mengaku senang atas prestasi yang diraihnya. Ujarnya, prestasi ini tak lepas dari motivasi kepala sekolah, guru pembimbing serta pedamping yang tak henti-hentinya memberikan motivasi dan semangat belajar hingga bisa meraih pretasi. Prestasi ini juga tak lepas dari motivasi dan doa orang tua. “Insya Allah saya bisa memberikan yang terbaik untuk sekolah dan daerah ditingkat nasional,” harapnya. (sp/rbol)