Terobos Lampu Merah, Truk Ini Tewaskan Siswi SMP Muhammadiyah Yang Bersepeda Berangkat Sekolah

Petugas Satlantas Polres Boyolali lakukan lah TKP di Bangak, Banyudono, lokasi kecelakaan yang menewaskan siswi SMP

SangPencerah.id- Kecelakaan kembali mengakibatkan tewasnya anak sekolah terjadi di Boyolali. Kali ini peristiwa terjadi di depan Indomart, Bangak, Kecamatan Banyudono, Rabu (20/10) pukul 06.15.

Kanitlaka Satlantas Polres Boyolali, Ipda Widodo menjelaskan, korban meninggal adalah TP (15) warga Dukuh Nglundhu Rt 03 Rw 01, Desa Denggungan, Banyudono yang juga siswi SMP Muhammadiyah 7 Banyudono.

Dijelaskan, kecelakaan bermula ketika korban mengendarai sepeda onthel dari arah utara ke sekolah. Sesampai di pertigaan Bangak atau Pospol Bangak, lampu menyala hijau sehingga korban pun memotong jalan atau belok ke barat ke arah sekolah.

Saat itulah, sebuah truk Nopol AD-1846-CU yang dikemudikan Hartanto warga Jalan Sadewa 5, Kelurahan Sidomukti, Salatiga melaju dari arah barat atau Semarang. Padahal, saat itu, lampu traffic light dari arah barat menyala merah.

Namun truk terus melaju hingga menabrak sepeda yang dikendarai korban. Akibat luka-lukanya, korban meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan sopir dan truk diamankan untuk pengusutan lebih lanjut.

Sopir truk, Hartanto mengaku ngeblong saat lampu menyala merah. Truk yang dikemudikan membawa muatan tepung ke Sragen. “Saya tidak tahu ada pengendara sepeda melintas, sehingga terjadi tabrakan,” jelas Hartanto.

Guru SMP Muhammadiyah 7 Banyudono, Mardiyo, membenarkan bahwa korban merupakan anak didiknya. Korban duduk di klas VIIIB. Seluruh guru, karyawan dan siswa merasa kehilangan dan sedih.

“Kami tidak mengira, dia mengalami kecelakaan seperti itu,” katanya.

Dijelaskan, korban termasuk siswi yang pandai. Sikapnya pun lembut dan penurut. “Setiap tugas yang diberikan guru selalu dikerjakan dengan baik. Bahkan, dia merupakan salah satu siswa yang berprestasi,” imbuh Mardiyo. (sp/sm)