Haedar Nashir : Muhammadiyah Bengkulu Sangat Kuat dan Maju

Gedung Kampus 4 Universitas Muhammadiyah Bengkulu, kebanggaan persyarikatan

SangPencerah.id- Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Lembaga Pengembangan Cabang dan Ranting (LPCR) Pimpinan Pusat Muhammadiyah resmi di buka oleh Ketua PP Muhammadiyah, Dr H Haedar Nashir, MSi di Balai Raya Semarak Bengkulu, tadi malam (6/9).

Pembukaan rakornas ini dihadiri oleh Menteri Pendidikan RI, Prof Dr H Muhajir Efendi, MAP, Ketua MPRI RI, Dr (HC) H Zulkifli Hasan MM, Dirjen Dikti, Dr dr Ali Gufron, Gubernur Bengkulu, dan undangan penting lainnya. Rakornas LPCR Muhammadiyah ini akan diikuti oleh 170 anggota LPCR Muhammadiyah yang berasal dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah se-Indonesia.

Dalam laporannya, Ketua Rakornas LPCR, Dr Phil Ahmad Norma Permata MA menuturkan, tujuan diadakannya rakornas ini untuk konsulidasi organisasi antara LPCR pusat dengan wilayah dan daerah, mengetahui dinamika dan pengembangan cabang ranting, serta menyusun road mat pemekaran cabang ranting di seluruh Indonesia.

Dengan adanya agenda ini yg pertama melakukan pendataan untuk menysun program, yang kedua melakukan konsulidasi organisasi angkatan mudah muhammadiyah, dan ketiga akan mencari dana dikarenakan organisasi rapat itu adalah nafas, dan dana itu adalah darah, jadi untuk menghidupkan organisasi ini membutuhkan dana.

Ketua PWM Bengkulu, Dr H Syaifullah MAg dalam sambutannya menyampaikan terima kasih kepada PP Muhammadiyah yang telah memberikan kepercayaan kepada PWM Bengkulu untuk melaksanakan kegiatan yang berskala nasional tersebut.

“Kepada peserta rakornas untuk perhatikan skedjul kita dalam pengembangan cabang dan ranting,” ujarnya.
Dibagian lain, Ketua MPRI RI, Dr Hc H Zulkifli Hasan MM mengajak para pengurus dan kader muhammadiyah untuk menjadi umat yang sebaik-baiknya.

“Jadilah kader-kader perserikatan yang hebat. Selamat kepada peserta rakornas semoga apa yang inginkan dalam kegiatan ini akan tercapai,” pesannya.

Sedangkan dalam keynote speker-nya, Mendikbud RI menyampaikan masalah yang besar negara ini adalah kemiskinan. Ini merupakan program pemerintah untuk memberantas kemiskinan dan mengayomi anak yatim dengan Kartu Indonesia Pintar, diharapkan dengan kegiatan ini peserta LPCR ikut serta membantu program pemerintah dalam membarantas kemiskinan dan mengayomi anak yatim.

Dikesempatan itu juga didalam sambutannya sekaligus membuka secara resmi pembukaan LPCR Muhammadiyah, Ketua PP Muhammadiyah, Dr H Haedar Nashir, MSi mengatakan, kegiatan ini sangat spesial dan sebagai penghargaan bagi Muhammadiyah Bengkulu dimana Muhammadiyah Bengkulu bersinergi dengan pemerintah daerah dalam menyelenggrakan kegiatan ini.

“Ini terbukti bahwa organisasi Muhammadiyah Bengkulu sangat kuat dan maju di Provinsi Bengkulu. Kita organisasi terbesar Muhammadiyah akan ikut membantu program pemerintah dalan membantu membrantas kemiskinan dan mengayomi anak yatim,” pungkasnya.(sp/rd)