Begini Cara RS PKU Muhammadiyah Gombong ‘Memaksa’ Pegawai Masuk Surga

Suasana Kurban RS PKU Muhammadiyah Gombong

SangPencerah.id- Hari raya Idul Adha 1437 berlangsung semarak dimana-mana,  tak terkecuali di RS PKU Muhammadiyah Gombong. Amal usaha kesehatan milik PCM Gombong, PDM Kebumen, PWM Jawa Tengah ini memiliki tradisi unik setiap menyambut hari raya kurban. Setiap tahunnya, 100 lebih pegawai struktural di rumah sakit ini mampu menyisihkan sebagian rezekinya untuk berkurban. Tahun ini pun RS PKU Muhammadiyah Gombong berkurban 24 ekor lembu. Para pegawai menabung sedari dini, mengumpulkan rupiah demi rupiah hingga akhirnya terkumpul dan menjadi puluhan ekor sapi yang siap dikurbankan. Bukan dalam hal berapa jumlah uang atau sapi yang kita jadikan pembelajaran, karena institusi besar bisa saja membeli puluhan sapi,  namun kuncinya pada semangat kebersamaan dalam melakukan korban secara berjama’ah

14264161_1068414269902130_8492482016043135803_n“Alhamdulilah sejak 4 tahun belakangan, dilandasi semangat tujuan pendirian Muhammadiyah sesuai dengan bunyi muqadimah Anggaran dasar Muhammadiyah salah satunya ingin mengantarkan seluruh anggota menuju pintu gerbang jannatun naim, maka seluruh direksi dan pejabat struktural berazam lebih baik dipaksa masuk surga daripada, sukarela  masuk neraka”, ujar dr.Ibnu Naser Arrohimi S.Ag MM.R , Direktur RS PKU Muhammadiyah Gombong.

Setiap pejabat struktural saat menandatangani kesanggupan SK Pejabat struktural termaktub kewajiban beramal sholeh secara sukarela maupun dipaksa. Mereka memiliki tunjangan struktural yang besarnya tidak banyak, bahkan cenderung sedikit, namun dari awal didesain dengan tunjangan tersebut dipotong 100 ribu  perbulan dan ditabungkan oleh institusi dalam satu tahun. Sehingga setiap pejabat struktural memiliki Rp 1.200.000,00. Kekurangannya, institusi bersengaja memiliki kebiasaan  membagikan bonus SHU  tahunan,  dibagikan dalam 2 kali setiap tahun, pertama  menjelang hari raya idhul adha dan kedua pada awal tahun. Tabungan kurban tidak terasa dari kebijakan tunjangan struktural yg dihident oleh institusi yang sama-sama diketahui dan buku tabungannya dipegang mereka masing-masing, tinggal melengkapi kekurangannya bila masih tidak mampu institusi menalangi kurangnya misal 800 ribu bisa menulis kesanggupan dipotong 4 kali masa gajian.

14344301_1068417743235116_3230790746616861944_nBagimana dengan pegawai lain yang jumlahnya hampir 550 sisanya mereka memiliki tabungan kurban minimal 50 ribu perbulan, angkanya darimana dari ivent ketika terjadi kenaikan gaji berkala semua bersepakat mengurangi angka kenaikannya sebesar 50 ribu artinya maksimal dalam 3 tahun setiap pegawai dilingkungan rumah sakit pku gombong sudah dapat berkorban.

 Tahun ini banyaknya daging kurban direncanakan 12.000 bungkus akan dibagikan keseluruh ranting dan cabang muhammadiyah terutama didaerah-daerah minoritas kurban selain dikalangan tetangga rumah sakit. Sisi lain bersama hal ini juga dilakukan  kebijakan tabungan haji dimana setiap pegawai diminta untuk membuka rekening ke-Baitulloh yang disimpan buku tabungannya diinstitusi. Alhamdulilah dari tahun ketahun jumlah karyawan yang bisa berangkat keBaitulloh selalu bertambah karena selain dari buku tabungan haji setiap karyawan pku yang telah memenuhi syarat berhak mendapatkan subsidi mendaftar haji sebesar 15 juta/kortum  tentu setelah mendapatkan persetujuan dari BPH dan  Persyarikatan setelah yang bersangkutan mengajukan; tahun ini alhamdulilah 9 pegawai dilingkungan rumah sakit menjalankan ibadah haji, insya alloh tahun depan akan lebih banyak lagi ; minimal mereka yang bergaji tidak besar sampai dengan pensiun dipastikan cukup untuk mendaftar pergi haji.

14333753_1068417756568448_8020058708277854246_n

Semoga hal ini bisa menginspirasi amal usaha Muhammadiyah yang lain diusia Muhammadiyah yang ke 107 th;  Harus ada lompatan cara beramal dan berjama’ah dalam beramal sholeh karena amal sholehlah yang bisa mengantarkan muhammadiyah masih bisa eksis menyinari negri dengan amal nyatanya. (red)

Kontributor : Supriyadi, RS PKU Muhammadiyah Gombong