Dicegat Polisi, Pemudik Asal Solo Mendapat Uang dari Direktur RSI Muhammadiyah

Direktur RSI Muhammadiyah Kendal saat memberi uang saku kepada pemudik

SangPencerah.com- Dua pemudik yang menggunakan sepeda motor sport mendadak diberhentikan polisi di depan Posko Mudik Rumah Sakit Islam (RSI) Muhammadiyah, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Sabtu (2/6).

Keduanya sempat kebingungan. Bukannya ditanya polisi, kedua pemudik asal Solo itu justru dihampiri Direktur RSI Muhammadiyah Kendal, Edi Sumaryanto. Sang direktur menawarkan tempat istirahat untuk kedua pemudik.

“Bagaimana perjalanannya lancar tidak, monggo kalau leleh dan capek istirahat dulu di Posko ada fasilitas kamar mandi, tempat istirahat dan pemeriksaan kesehatan,” katanya.

20160702212506-2-pemudik-asal-solo-dikasih-uang-saku-dirut-rsi-muhhamadiyah-kendal-001-wisnoe-moerti

Tak terduga, Edi mengeluarkan dompet lalu memberikan uang pada dua pemudik. Uang itu sekadar untuk membeli bahan bakar. Dia juga berpesan agar keduanya selalu berhati-hati dan tak lupa istirahat.

Andrian, pemudik yang dihentikan ini mengaku kaget menerima uang dari Edi. “Tadinya kaget ada apa kok dihentikan polisi, eh malah dikasih uang saku,” katanya sumringah.

Andrian bersama temannya hendak pulang ke Solo dan selalu beristirahat setelah empat jam mengendarai kuda besinya. Dia selalu memilih tempat yang aman untuk istirahat sebelum melanjutkan perjalanan.

“Kalau dari Karawang yang macet ada di daerah Cirebon sampai Kota Tegal,” imbuhnya.

Sementara itu, arus mudik di jalur pantura Kendal sudah mengalami peningkatan. Kendaraan pemudik dari arah barat baik sepeda motor maupun mobil cukup padat. (sp/mdk)