Rajin Tahajud, Mengantar Siswi SMP Muhammadiyah PK Solo Raih Nilai UN Tertinggi

Peraih Nilai UN tertingi, (foto: Jibi)

SangPencerah.com- Bagi kebanyakan orang, Mata Pelajaran (Mapel) Matematika sering menjadi momok yang menakutkan. Namun hal itu tidak berlaku bagi Velya Lizhariany Hafidha Qusairi, 15. Menurut lulusan SMP Muhammadiyah Program Khusus (PK) Solo tahun ajaran 2015/2017 ini, Matematika justru merupakan mapel yang mengasyikan.

Tak heran, Velya pun masuk dalam daftar salah satu siswa SMP di Kota Solo yang berhasil mendapatkan nilai 100 untuk Mapel Matematika dalam Ujian Nasional (UN) 2016. Sedangkan dari perolehan nilai UN, Velya menempati rangking kedua peraih nilai UN tertinggi se-Kota Solo dengan jumlah nilai UN 389,0.

“Matematika itu seru, asyik, dan bikin penasaran. Setiap mengerjakan soal-soal Matematika, pasti ada sesuatu hal yang baru yang bisa saya pelajari,” ungkap Velya ketika ditemui wartawan di SMP Muhammadiyah PK Solo, Senin (13/6/2016).

Anak pertama pasangan suami-istri, Asnan Qusairi-Rahmaniyah Dwi Astuti ini mengaku, Matematika adalah mapel kegemarannya sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Lulusan SD Muhammadiyah PK itu juga meraih nilai 10 untuk Matematika saat Ujian Nasional (UN) dulu.

“Saat UN SD saya juga dapat nilai 10 untuk Matematika,” imbuhnya.

Namun dalam belajar, Velya menuturkan, dirinya sebenarnya tidak ngoyo. Hal itu menurutnya, agar konsentrasi dan moodnya tetap terjaga dan tidak membuatnya stres.

“Saya belajarnya santai supaya tidak stres. Biasanya belajar selepas Salat Magrib, namun tidak sampai larut malam karena tengah malam saya biasanya bangun untuk Salat Tahajud,” tutur remaja kelahiran Sukoharjo, 15 Januari 2001 ini.

Saat mengerjakan soal-soal UN Matematika beberapa waktu lalu, Valya menilai bobot soal-soal tersebut cukup berat.

“Lebih sulit dibandingkan dengan soal-soal tahun sebelumnya, termasuk soal-soal dalam Latihan UN. Tapi Alhamdulilah saat UN saya bisa menyelesaikan soal-soal tersebut,” terangnya.

Lulus dari SMP Muhammadiyah PK, Velya berencana melanjutkan sekolahnya ke SMA negeri di Solo.

“Inginnya mendaftar di SMAN 1, atau kalau tidak ya di SMAN 3 atau SMAN 4,” katanya.