Polemik Saeni, Kompas Catut Nama Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah

SangPencerah.com- Ketua Umum (Ketum) Pemuda Muhammadiyah, Dahnil A Simanjuntak, dengan tegas membantah jika pernah berpendapat seperti dicatut akun Twitter milik Kompas.com.

“Saya tidak ngomong seperti itu, saya tidak tahu bila tafsir jadi begitu,” ujarnya melalui akunnya @Dahnilanzar, Kamis, 11 Ramadhan 1437 (16/06/2016).

banjir bandung....

Hal itu sampaikan menanggapi postingan Kompas.com di akun @kompascom terkait berita Saeni, pemilik warung makan yang dagangannya disita Satpol PP Serang, Banten, Rabu pekan lalu.

Menurut Dahnil,  kicauan akun Twitter resmi media tersebut dinilai telah mencatut namanya.

Nama Ketum Pemuda Muhammadiyah itu muncul di akun Kompas.com, seolah dirinya ikut mengecam kebijakan Pemkot Serang yang telah mengeluarkan kebijakan penutupan warung makan di siang hari bulan Ramadhan.

“Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, berpendapat kebijakan penutupan tempat makan itu menurunkan citra Islam #PolemikSaeni,” demikian tulis @kompascom, Rabu (15/06/2016) pukul 06.54 dalam catatan Twitter.

Bukannya setuju atas “pendapat” tersebut, sejumlah netizen justru menganggap kicauan akun itu adalah hasil pelintiran.

Akun Tito Hariyanto @titohariyanto85, misalnya, berkomentar: “Ini berita plintiran yah..paling bisa kompas.”

Netizen lainnya menanggapi senada. “@kompascom pintar plintir,” tulis Deri Imza Arufa @ErShowarikh.

Sementara Riki Dharma @Riki_Dharma berkomentar, “Berita penutupan warteg di bulan ramadhan oleh Kompos justru menurun citra islam.”

Ada juga akun Twitter yang tampak seakan mempercayai kicauan tersebut. Yaitu akun Turino AT @AtTurino yang berkomentar, “Setuju benget ama ketua pemuda Muhammadiyah….”

Pantauan hidayatullah.com, hingga Kamis, 16/06/2016) pukul 11.30 WIB, kicauan tersebut di-twit ulang sebanyak 32 kali, dengan 16 akun menyukai.

Hingga berita ini jelang naik tayang, akun milik Kompas.com tersebut belum menanggapi konfirmasi awak media ini. (sp/hidayatullah)