Perguruan Tapak Suci Purbalingga Raih Juara Umum Silat Se-Asean

Tapak Suci Perguruan Muhammadiyah Purbalingga

SangPencerah.com- Perguruan Tapak Suci Putera  Muhammadiyah Purbalingga yang berdiri sejak tahun 1981, atau yang lebih di kenal dengan Tapak Suci, berhasil lolos sebagai juara umum dan kontingen terbaik.

Prestasi ini, diraih pada Kejuaraan Pencak Silat Terbuka PPS Paku Bumi Cup I 2016 untuk tingkat pelajar SD, SMP dan SMA, dalam memperebutkan piala Pembina PB IPSI, DR (HC) H Eddie M Nalapraya, di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), pada tanggal 21 sampai 23 Mei 2016.

Koordinator atlet Tapak Suci Purbalingga Anang Arifin menjelaskan, acara yang baru saja di gelar merupakan ajang kompetisi seni bela diri atau pencak silat, yang di ikuti oleh perguruan pencak silat seluruh Indonesia dan Singapura.

“Kurang lebih ada 1500 peserta dari 30 perguruan pencak silat yang mengikuti kejuaraan. Dan peserta dari Purbalingga sebanyak 82 peserta, meliputi peserta dari SD, SMP dan SMA. Dan semua atlet yang turun gelanggang dalam katagori kelas tanding,”  ucapnya.

Lanjut Arifin, adapun Piala yang di raih meliputi, pertama piala bergilir untuk tingkat SD, kedua Piala bergilir tingkat SMA dan ketiga piala juara umum 1 untuk tingkat SMA. Lalu keempat, piala juara umum 2 tingkat SMP dan kelima, piala juara umum 1 tingkat SD.

Kemudian, keenam adalah piala kontingen terbaik 1 tingkat SMA. Lalu ketujuh, piala kontingen terbaik 2 untuk tingkat SMP. Selanjutnya kedelapan, piala kontingen terbaik 1 tingkat SD, dan terahir piala pesilat terbaik putri tingkat SD dari MI Muhammadiyah Bandingan, yaitu Ananda Retno Palupi, dan untuk pesilat terbaik putra dari Singapura.

Adapun perincian jumlah peserta dan perolehan medali sebagai berikut, untuk tingkat SMK/SMA :

1. 7 Atlet SMA Muhammadiyah 2 Bobotsari, dengan 4 emas 3 perak

2. 7 Atlet SMK Muhammadiyah 1, 6 emas dan 1 perak

3. 5 Atlet SMK Muhammadiyah Bobotsari, 4 emas dan 1 perak

4. 5 Atlet SMK Widya Manggala, 3 emas dan 2 perak

5. 4 Atlet SMK Sudirman, 2 emas 2 perak

6. 2 Atlet SMK Muhammadiyah 3 Purbalingga, 1 emas 1 perunggu

7. 1 Atlet SMA Muhammadiyah 1 Purbalingga, 1 emas

Kemudian untuk tingkat SMP/MTs ;

1. 6 Atlet MTs Muhammadiyah 10 Gembong 2 emas, 2 perak dan 2 perunggu

2. 3 Atlet MTs Muhammadiyah 7 Kejobong, 2 emas 1 perak

3. 3 Atlet MTs Muhammadiyah 6 Kutasarai 3 emas

4. 2 atlet MTs Muhammadiyah 5 Tamansari 1 emas 1 perak

5. 2 atlet MTs Muhammadiyah 2 Bukateja 1 perak 1 prunggu

6. 1 Atlet MTs Muhammadiyah 4 Slinga, 1 perak

7. 1 Atlet SMP N 1 Bobotsari 1 emas

8. 1 atlet SMP N 2 Bobotsari 1 emas

9. 1 atlet SMP N 4 Bobotsari 1 emas

10. 3 Atlet MTs Muhammadiyah 8 Kemangkon, 2 emas dan 1 perak.

Dan terahir untuk tingkat SD/MI, yaitu ;

1. 4 atlet MIM Lamuk, 3 emas 1 perak

2. 3 atlet MIM Sidanegara, 1 emas 2 perak

3. 4 Atlet MIM Penaruban, 2 emas 2 perak

4. 1 Atlet SD Muhammadiyah 1 Purbalingga, 1 perak

5. 3 atlet MIM Kembaran Wetan, 1 emas 2 perak

6. 2 Atlet MIM Bandingan, 1 pesilat terbaik sd 1 emas 1 perak

7. 2 Atlet MIM Gembong, 1 emas 1 perak

8. 1 Atlet MIM Babakan1, 1 perak

9. 2 Atlet MIM Candimaya, 1 emas 1 perak

10. 2 Atlet MIM Majatengah, 1 emas 1 perak

11. 2 Atlet MIM Panican, 2 emas

Arifin menambahkan, Alhamdulillah puji syukur kepada Allah SWT, keberhasilan ini tdk terlepas dari dukungan para pelatih yang sudah bekerja keras dalam melatih dan mendidik,  dengan tekun, giat, penuh semangat dan penuh rasa optimis yang tinggi.

“Untuk itu di ucapkan terimakasih kepada Yudianto, Agus Slamet, Adnan Mutaqin, Hilian, Rudi Atmoko dan Abimanyu Laveda, juga kepada Entis sutisna dan Anggi juni S. Serta kepada para atlit dan pihak sekolah yang telah mendukung acara ini.” Ucap Arifin Selasa (24/5/2016).

Sementara itu, secara terpisah sebagai penasihat sekaligus salah satu pendiri Tapak Suci di Purbalingga M Naser mengucapkan selamat atas prestasi yang di raih, dan mengingatkan agar tetap semangat, karena ini sebuah prestasi yang baru pernah di raih. “Berharap, jiwa tapak suci semakin terhunjam, dengan demikian siap menjadi kader Muhammadiyah, kader umat dan siap menjadi kader bangsa” harapnya. (sp/timeindonesia)