Kronologi Terjadinya Teror Terhadap Aban Sobandi, Tokoh Muhammadiyah Garut

Salah Satu Bukti Teror

Berikut ini kronologi terjadinya teror terhadap Aban Sobandi, Tokoh Muhammadiyah Garut. Berita ini diterima redaksi SangPencerah.Com dari Ustadz Dadang Syaripudin. Sumbernya dari Bapak Muhlis.

1. Hari senin tanggal 10 Mei 2016, pukul 23.00, A Asep mendapat telp dari Muballigh Muhammadiyah Cibatu Garut, yang menginformasikan rumah dan masjid Ustadz Aban ada yang melempari, dan Keluarga Ustadz Aban sudah di amankan di Kantor Desa, dikarenakan sudah larut malam A Asep meminta/memohon pada Muballigh penelpon tersebut untuk melakukan jaga malam/piket di masjid Ustadz Aban.

2. Keesokan harinya saya ( saya disini mungkin A. Asep) meminta informasi ke Teh Tita, santrinya Ustadz Aban di Maripari, informasi tersebut betul adanya, adanya teror ke rumah dan masjid Ustadz Aban.

3. Siangnya, A. Asep melakukan Investigasi langsung ke TKP, tetapi di TKP tidak menemukan Ustadz Aban, cuma ada putra dan istrinya.

Berdasarkan obrolan dengan putranya Ustadz Aban, dapat informasi kronologis sebagai berikut :
1. Dua bulan yang lalu kaca dapur rumah Ustadz Aban ada yang melempar, kacanya pecah, perabotan di dapur berserakan.

2. Dua minggu yang lalu kejadian serupa terjadi lagi, ditambah dengan seringnya hilang Al-Quran yang biasa di gunakan anak-anak belajar di waktu sore hari.

3 selama dua minggu yang lalu, kabel mic masjid sudah tiga kali ada yg memotong hingga putus, dan mic nya di rusak.

4. Setiap selesai sholat shubuh, sendal (mungkin sendal jepit) jamaah sering di rusak hingga terputus, seperti di putus oleh silet.

5. Hari Selasa, tanggal 10 Mei 2016, waktu subuh rumah Ustadz Aban ada yang melempari lagi, pelakunya di kejar, tetapi tidak terkejar.

6. Di tempat (tong) sampah terdapat Al-Quran yang di dalamnya di sobek-sobek oleh silet/kater, di sela-sela halaman Al-Quran tersebut ada sobekan kertas yang bertuliskan penghinaan kepada Ustadz Aban, Ustadz Daos, Ustadz Amak, dan Muhammadiyah.