Komandan KOKAM : Makam Siyono Bisa Direkayasa, Diambil Jenazahnya

Komandan Kokam Jawa Tengah, M. Ismail, batik biru

SangPencerah.com – Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda Muhammadiyah (KOKAM) Jawa Tengah siap memberikan rasa aman bagi keluarga almarhum Siyono di Dusun Brengkungan RT 11/05 Desa Pogung, Kecamatan Cawas. Hal itu menyusul langkah advokasi yang dilakukan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah.

“Bukan pengamanan, tapi memberikan rasa aman. Karena kami diminta keluarga, khususnya Bu Suratmi (istri Siyono) untuk ngampingngampingi,” ujar Komandan Kokam Jawa Tengah, M Ismail, Kamis (31/3).

Meski menempatkan personel, ditegaskan dia, Kokam tidak akan menghalangi tamu-tamu yang ingin bertemu dengan Suratmi maupun keluarganya. Hal ini terlihat dari sekitar 2-3 personel Kokam yang tengah duduk-duduk di teras Masjid Muniroh, samping rumah almarhum Siyono.

“Memberikan rasa aman saja sampai tidak ada penekanan dan sebagainya, karena banyak rekayasa. Tidak ada membatasi (tamu), itu hak Bu Suratmi. Kalau keluarga merasa aman dan oke, tidak ada masalah,” ucap dia.

Ditambahkan, tidak kalah pentingnya adalah pemantauan di makam jenazah Siyono yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari rumahnya. Pemantauan untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan hingga dilakukannya otopsi.

”Makamnya bisa direkayasa diambil mayatnya, dimasukkan cairan atau zat-zat dan sebagainya. Banyak hal yang perlu dikhawatirkan. Jadi terus kami pantau,” tambah Ismail.(sp/timlo)