Dokter Muhammadiyah : Ada Luka Tumpul dan Patah Tulang di Tubuh Siyono

Konferensi Pers Setelah Proses Otopsi

SangPencerah.com – Proses otopsi yang berlangsung selama 3,5 jam yang dilakukan oleh 9 Dokter Ahli Forensik Muhammadiyah dan 1 dokter forensik yg didatangkan Polri. Otopsi berlangsung lancar dengan dukungan penuh KOKAM Pemuda Muhammadiyah bersama warga sekitar yang sebelumnya di klaim oleh Kepala Desa menolak, faktanya justru warga yang menyediakan beberapa kebutuhan KOKAM dan tim forensik.

Dokter forensik Muhammadiyah akhirnya selesai melakukan autopsi terhadap jenazah Siyono, warga Klaten yang tewas usai ditangkap Densus 88. Komisioner Komnas HAM Manager Nasution yang turut hadir dalam autopsi, menyebut ada sejumlah luka di tubuh Siyono.

“Ada sejumlah bekas luka benda tumpul di beberapa bagian tubuh yang nanti akan diuji di laboratorium, dan ada beberapa patah tulang,” ucap Manager.

Manager menyebut temuan itu diperoleh dan disampaikan langsung oleh dokter forensik. Proses autopsi berlangsung lancar pukul 08.00-13.00 WIB, didukung oleh masyarakat sekitar dan disaksikan anggota TNI dan polisi Klaten. (sp/mch)

Berita terkait :

KOKAM Muhammadiyah Berbaris Dua Lapis di Rumah Siyono

Proses Otopsi Selesai, Inilah Pernyataan Dokter Forensik Muhammadiyah

Jasad Siyono Masih Utuh, Berikut Pengakuan Dokter Muhammadiyah dan Penggali Makam

Pasukan BRIMOB Bersenjata Berduyun-duyun Mendatangi Lokasi Makam Siyono

Otopsi Siyono Didukung Warga Pogung, Tidak Ada Penolakan

[Updates] Foto Eksklusif Proses Otopsi Jenazah Siyono