Bukti Islam Berkemajuan : Muhammadiyah Lounching Aplikasi Islamic Mind

SangPencerah.com- Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kab. Cirebon bekerjasama dengan Negara Brunei Darussalam meluncurkansebuah produk aplikasi yang berisi tentang hal-hal mendasar dalam berpendidikan beragama berupa “Islamic Mind”. Acara berlangsung di Convention Hall Kampus Universitas Muhammadiyah Cirebon (UMC) Watubelah, Selasa (19/4).

Hadir dalam peluncuran tersebut, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Cirebon, Ahmad Dahlan, Ketua PW Muhammadiyah Jawa Barat H. Zulkarnaen, Pimpinan Pusat Muhammadiyah H.M. Goodwill Zubir, perwakilan Negara Brunei Darussalam Khairi Mettusin, Bupati Cirebon yang diwakili Asisten Bidang Ekonomi  H.Sono Suprapto dan tamu undangan lainnya.

Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Cirebon, Ahmad Dahlan mengatakan, Islamic Mind ini merupakan produk kerjasama dengan negara serumpun Brunei Darussalam dengan Muhammadiyah Kabupaten Cirebon.

Kerjasama ini merupakan bentuk nyata sebuah proses dalam hal dasar fiqih ibadah yang sebagaimana diketahui,hal tersebut merupakan salah satu bagian dari majelis tarjih, majelis yang diantara kegiatannya adalah melakukan verifikasi terhadap paham agama dalam ibadah.

“Ini produk kerjasama tim IT kita Muhammadiyah Kabupaten Cirebon dengan tim IT dari Brunei Darussalam, istilah lainnya yakni melalui tim IT, Majelis Tarjih mempublikasikan karyanya,” kata Ahmad Dahlan Saat ditemui FC setelah acara tersebut.

Ia mengungkapkan, dengan peluncuran produk ini dan semua amal usahanya mudah-mudahan Muhammadiyah semakim eksis dalam perjalanan dakwahnya, sebagaimana visi Muhammadiyah sekarang yakni menuju masyarakat Kabupaten Cirebon berkemajuan.

Bupati Cirebon yang diwakili Asisten Bidang Ekonomi, Sono Suprapto dalam sambutannya menyampaikan, bupati menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada PD Muhammadiyah Kabupaten Cirebon yang telah menginisiasi dan menggagas terciptanya aplikasi tersebut, yang merupakan bentuk kerjasama komunikasi antar muslim.

“Keberadaan apilikasi islami sperti ini sangat tepat dan penting, sebagai sarana untuk bertukar informasi nilai-nilai islami, juga merupakan upaya mengurangi dampak negatif dari pengaruh globalisasi dan keterbukaan teknologi,” kata bupati yang disampaikan oleh Sono.

Perwakilan dari Negara Brunei Darussalam, Khairi Mettusin mengatakan, Islamic Mind merupakan salah satu proyek non profit yang mempunyai visi menjadikan konten-konten islami dapat diakses secara gratis untuk seluruh muslim di dunia.

Ini adalah satu progres kita Brunei, bekerjasama dengan Muhammadiyah Kabupaten Cirebon, untuk menjadikan visi itu terealisasi, aplikasi ini sebagai wadah informasi mayarakat muslim Indonesia, akses aplikasi ini gratis, tinggal mendownload saja Islamic Mind Muhammadiyah di google play,” jelas Khairi.

Sementara itu, Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, H.M. Goodwill Zubir dalam sambutannya menyampaikan, sebagai warga Muhammadiyah bangga atas langkah diluncurkannya  produk aplikasi tersebut, produk ini sebagai pelopor aplikasi yang berisi konten-konten mendasar islami.

Dijelaskan, sejauh ini Muhammadiyah dikenal dan eksis dengan amal usahanya, diantaranya bidang pendidikan, seluruh Indonesia memiliki 234 kampus perkuliahan, PAUD se-Indonesia sebanyak 137 ribu sekolah dan ribuan sekolah SD sampai SMA atau SMK.

Dalam bidang kesehatan memiliki 448 rumah sakit atau poliklinik. Belum ada organisasi di dunia ini yang memiliki amal usaha sebanyak Muhammadiyah.

“Saya harap kerjasama dengan Brunei ini jangan berakhir atau jangan sampai disini saja, Muhammadiyah sampai harini, dikagumi oleh kawan, dikagumi oleh lawan, karena sampai saat ini masih konsisten dengan gerakan ammar ma’ruf nahi mungkar,” ungkapnya. (sp/fajar)