Berikut Press Release PP Pemuda Muhammadiyah Terkait Proses Otopsi Siyono

Konferensi Pers Setelah Proses Otopsi di Pogung

Berikut Press Release dari Dahnil Anzar Simanjuntak ( Ketum PP Pemuda Muhammadiyah) setelah proses otopsi selesai :

Alhamdullilah proses otopsi telah selesai dilaksanakan. Proses otopsi yang berlangsung selama 3,5 jam yang dilakukan oleh 9 Dokter Ahli Forensik Muhammadiyah plus 1 Dokter Forensik yg didatangkan Polri. Otopsi berlangsung lancar dengan dukungan penuh Kokam Pemuda Muhammadiyah bersama warga sekitar yg sebelumnya di klaim oleh Kepala Desa menolak, faktanya justru warga yang menyediakan beberapa kebutuhan Kokam Pemuda Muhammadiyah dan Tim forensik.

Saya atas Nama Pemuda Muhammadiyah yg ditegaskan oleh PP Muhammadiyah mengucapkan Terimakasih kepada semua pihak termasuk Publik Indonesia yang Mendukung penuh proses otopsi yang dilakukan Muhammadiyah. Semoga Dakwah kami ini bisa menyampaikan pesan Bahwa Dakwah adalah merangkul bukan menendang. Dakwah adalah membangun jembatan bukan tembok. Meski Bu Suratmi bukan warga Muhammadiyah, tapi Kami diajarkan selalu membela Mereka yang tertindas. Maka, tidak peduli apapun agamanya apapun latarbelakangnya Muhammadiyah wajib membantu.

Ada dua Catatan penting Temuan sementara Dokter Forensik Muhammadiyah yang tadi disampaikan oleh Ketua Tim, yakni Dokter Gatot kepada media;

Pertama. Diduga Jenazah Siyono Belum Pernah dilakukan otopsi oleh siapapun.

Kedua. Ditemukan Luka dibeberapa bagian tubuh akibat benturan Keras alat tumpul.

Untuk Hasil final Akan diumumkan kepada Publik pada beberapa hari kedepan. Di Gedung Dakwah Muhammadiyah 62 Menteng Jakarta Pusat.

Salam
Dahnil Anzar Simanjuntak