PP Muhammadiyah Kecam Israel Yang Hambat Pembukaan Kedutaan Besar RI di Palestina

sangpencerah.id – Pelarangan Israel terhadap Menteri Luar Negeri (Menlu), Retno Marsudi memasuki wilayah Otoritas Palestina oleh Israel tidak bisa diterima dalam hubungan internasional. Walaupun Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik, namun Israel tidak bisa melarang orang, apalagi pejabat negara masuk ke negara lain.

Sekjen PP Muhammadiyah Abdul Mu’ti mengatakan sikap Israel tersebut tidak bisa diterima. “Kami sangat menyayangkan sikap Israel. Ini bertentangan dengan konvensi internasional,” katanya , Senin (14/3). Larangan tersebut bisa berlaku bila, kunjungan ke Israel.

Namun seharusnya larangan itu tidak bisa dilakukan Israel kepada orang, apalagi setingkat Menlu yang akan mengunjungi negara lain, dalam hal ini wilayah otoritas Palestina. Sebelumnya, Menlu RI, Retno Marsudi masuk ke Wilayah Otoritas Palestina pada Ahad (13/3).

Pelarangan Retno ini dalam rangka kunjungannya ke Palestina untuk membuka kedutaan besar Indonesia di Ramallah pada hari ini. keputusan melarang Retno masuk Ramallah dibuat karena penolakannya mengunjungi Yerusalem untuk bertemu anggota pemerintahan Israel. Indonesia dan Israel tidak memiliki hubungan diplomatik. (sp/rol)