Perjuangan Dakwah ‘Aisyiyah di Papua Barat

Kegiatan pengajian ‘Aisyiyah Papua Barat

SangPencerah.com – Mayoritas Sumber Daya Manusia (SDM) di PWA Papua Barat yang tergolong masih muda akan lebih cepat menguasai berbagai program yang dimiliki PDA. Salah satunya adalah dalam menguasai teknologi informasi. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Pusat ‘Aisyiyah, Shoimah Kastolani saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Musywil) PWA Papua Barat di Manokwari.

“Selain itu, ‘Aisyiyah dengan Muhammadiyah di beberapa PDA saling berjejaring dalam merintis Panti Asuhan dan berbagai program lainnya,” Tambah Shoimah.

Memasuki periode kedua ini, ‘Aisyiyah Papua Barat telah banyak membuktikan kiprahnya untuk kemajuan daerah. Hingga saat ini, ‘Aisyiyah Papua Barat telah berhasil mendirikan fasilitas pendidikan seperti TK dan Madrasah Diniyah, melakukan layanan kesehatan seperti mendirikan Posyandu Balita dan Posyandu Lansia, melakukan penyuluhan kesehatan melalui tokoh agama (toga) dan toko masyarakat (toma), bekerjasama dengan Dinkes untuk membina suspek TB dan HIV, mengadakan pengajian rutin, merintis Koperasi, dan merintis Panti Asuhan.

Musyawarah wilayah ‘Aisyiyah Papua Barat dilaksanakan pada 23-25 Oktober 2015 yang diikuti seluruh anggota PWA dan 6 PDA. Sedangkan 2 PDA yaitu PDA Kabupaten Fak-fak dan PDA Kaimana tidak dapat hadir karena terhalang kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan. Musywil menghasilkan 11 struktur pimpinan baru dan menjadikan Suryati Faishal sebagai ketua PWA dua periode hingga 2020 mendatang.

Acara pembukaan Musywil dihadiri oleh seluruh instansi yang terkait dan organisasi perempuan di Papua Barat. Sementara itu, Gubernur Papua Barat mewakilkan Wafik Wuryanto dari Kemenag untuk hadir di acara pembukaan. Dalam acara pembukaan, 50 bingkisan sembako diberikan kepada dhu’afa dan penyandang disabilitas. Acara pembukaan Musywil ditutup dengan Deklarasi GACA. (sp/aisyiyah.or.id)