Mantan Ketua DPRD Pimpin Muhammadiyah Padang, Fachrurrozi Harapan Baru Kota Semarang

Semarang dan Ketua PDM Kota Padang, (Ki-Ka)
Ketua PDM Kota Semarang dan Ketua PDM Kota Padang, (Ki-Ka)

SangPencerah.com-Maigus Nasir, Mantan Ketua DPRD Kota Padang, terpilih kembali  sebagai Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) periode 2016-2021. Terpilihnya Maigus Nasir dkk melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke-22 Muhammadiyah yang dibuka Sabtu (26/3) dan berakhir Minggu (27/3/2016).

Musda tersebut ditutup secara resmi oleh Wakil Walikota Padang, Emzalmi, di Aula SMA Muhammadiyah 3, Jalan Berok Nanggalo Padang, Minggu (27/3) malam. Dalam.penutupan itu, tampak hadir diantaranya Wakil Ketua PWM Sumbar, Prof Dr. Dasman Lanin dan Dr. Irman. Wawako menyebut, PDM terpilih hendaknya tancap gas dengan menyusun program kerja yang berasal dari evaluasi program lalu serta menyempurnakannya menjadi program 5 tahun ke depan. Peran Muhammadiyah sudah sangat besar dari segi pendidikan, kesehatan dan ekonomi.

Sementara dalam waktu bersamaan, Musyawarah Muhammadiyah dan Aisyiyah Kota Semarang  akhirnya berjalan dengan lancar. Musyda ini berlangsung di Kampus Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Ahad (27/3) kemarin. Mekanisme pemilihan Pimpinan PDM, dari 40 nama dipilih 13 orang untuk memimpin Muhammadiyah Kota Semarang adalah peringkat 1-13.  Ketigabelas nama yang meraih suara tertinggi yakni : Drs. H. Fachrurrozi, M. Ag. (139) , Prof. Ir. H. Budiyono, M.Si. (133), Drs. H. Warsito, MM. (110), Drs. H. Aan Jumeno, MM (109), Drs. H. Machasin, M. Psi. (107), dr. H Sarwoko Oetomo, MMR. (106), Drs. H. Nurbini. M.S.I. (103), Dr. dr. Shofa chasani. SPPD (101), Drs. H. Danusiri, M. Ag. (96), Drs. H. Yusuf Hidayat (95), Prof. Dr. H. Kasmadi imam Supardi, M.Sc. (87), Drs. H. Suparno BM, S. Ag. M.Si (87) dan H. Achid, Rusianto, SH (79). Kemudian, ke-13 nama terpilih mengadakan rapat dengan didampingi, KH. Drs. Rosihan Anwar,  wakil dari PWM Jateng untuk  menentukan ketua PDM. Drs Nurbini, salah satu dari 13 nama yang terpilih mengungkapkan.”Setelah sidang komisi, sekitar pukul 16.oo baru memasuki sidang pleno. Dalam rapat itu, disepakati Fachrurrozi sebagai ketua PDM.

Adapun untuk Ketua PDA yang terpilih adalah, Widyastuti Renaningsih, SH. Widyastuti Renaniningsih ini merupakan Ketua PDA incumbent, terpilih lagi untuk melanjutkan kepemimpinan diperiode kedua. “Ibu Wied ini sosok pemimpin yang cukup tangguh, dia  merupakan praktisi hukum yang cakap dalam memimpin, banyak disukai anggota dan jamaah Aisyiyah yang lainnya”, tutur Rusmiyati, aktivis Aisyiyah Semarang menggambarkan sosok Ketua PDA terpilih.

Drs Nurbini mengatakan bahwa Fachrurrozi merupakan kader militan yang dimiliki Muhammadiyah. Dia dinilai mampu memasuki segala lapisan masyarakat, baik kalangan masyarakat biasa maupun terpelajar. Ceramah-ceramahnya yang selalu mengundang tawa, membuat cair komunikasi antara dai (penceramah) dan mad’u (audien). Bahkan, dosen Fakultas Dakwah UIN Semarang itu juga bisa diterima oleh kalangan tua dan muda. Churiyati menambahkan bahwa Ketua PDM terpilih sering diundang dalam berdakwah ke Bontang dan cukup di perhitungkan sebagai pemimpin moderat baik di UIN maupun Kota Semarang.

Rektor Universitas Muhammadiyah Semarang (Unimus), Prof.Masrukhi mengucapkan selamat kepada Ketua PDM dan PDA yang telah terpilih. “Alhamdulillah, Musyda berjalan dengan kondusif dan demokratis, meskipun dinamikanya tinggi tapi mampu berjalan dengan baik”. Wakili Ketua PWM Jateng ini juga mengungkapkan bahwa Fachrurrozi merupakan sosok Muhammadiyah tulen, ia juga sering mengisi secara rutin dalam kajian-kajian di Unimus. Pemimpin Lembaga AIK (Al Islam dan Kemuhammadiyahan) yang juga mantan Ketua PWPM Jateng, Rahmat Suprapto menaruh harapan besar terhadap PDM dan PDA Kota Semarang yang telah terpilih, “Semoga pengurus yang baru ini bisa membawa Muhammadiyah Kota Semarang ke arah yang lebih baik dan mengejar ketertinggalan.

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi menuturkan saat ini Muhammadiyah telah memberikan peran besar untuk masyarakat, harapannya untuk PDM Kota Semarang yang baru semoga bisa lebih solid dan dewasa, terus memberikan saran dan masukan, aktif berkontribusi dan menjadi partner aktif pemerintah untuk membangun kota Semarang. (redaksi/jwt)