Siswa SD Muhammadiyah Tolak Valentine Day

????

SangPencerah.com – Sekitar 100 siswa dari SD Muhammadiyah 1 Semarang melakukan aksi penolakan hari kasih sayang atau valentine day. Hal ini dilakukan untuk mencegah masuknya Pengaruh Budaya Barat.

Ratusan siswa-siswi dan guru membawa sepanduk MMT yang bertuliskan “Kami pelajar Muhammadiyah menolak valentine day” berkeliling mulai dari depan sekolah Jalan Mangga 1 No 7 menuju Jalan Lamper Sari, dilanjut MT Haryono dan kembali lagi ke sekolah. Dua MMT dan selembaran kertas berisi kata-kata penolakan diarak keliling berjalan kaki.

Aksi tersebut sebagai salah satu cara membentengi pelajar Muhammadiyah dari pengaruh budaya barat yang mengatasnamakan hari kasih sayang. Hari valentine day dianggap perayaan yang tidak sesuai dengan ajaran Islam dan perlu disikapi tegas dengan cara mengkampanyekan penolakan di tengah masyarakat.

“Aksi ini baru pertama kali, kalau sekedar tahu nggak masalah, yang penting tidak terpengaruh,” tutur Trio Hermawan salah satu guru kelas yang mendampingi aksi penolakan tersebut saat diwawancarai di sekolah yang ada di Jalan Mangga 1 No. 7 ini, Jum’at (12/2).

Menurutnya, hari kasih sayang yang diperingati setahun sekali bisa menjurus ke budaya bebas, seperti pacaran, dan free sex. “Pacaran dalam ajaran Islam kan nggak ada,” imbuhnya.

Salah satu siswi kelas 4, Muhammad (10) mengaku tidak ikut merayakan valentine day. Meski masih anak-anak, dia dengan cekatan menjawab arti hari kasih sayang yang menurutnya harus dilakukan setiap hari.

“Harusnya kasih sayang kan dilakukan setiap hari, bukan setahun sekali,” tutur Muhammad sembari tersenyum. (sp/mch)