Muhammadiyah Meroket, Menjelma Sebagai Gerakan Transnasional

Ketua Umum PP Muhammadiyah, Dr.Haedar Nashir

Sejak pencanangan progam internasionalisasi gerakan Muhammadiyah pada Muktamar satu abad yang lalu, Alhamdulillah berbondong-bondong masyarakat internasional mulai memilih Muhammadiyah sebagai manhaj gerakannya.

Hal ini terbukti dengan menjamurnya pendirian  PCIM dan Muhammadiyah Internasional di segenap penjuru dunia. Untuk diketahui, Muhammadiyah International berbeda dengan PCIM ( Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah).

Kalau PCIM diprakarsai dan dibentuk oleh WNI, sedangkan Muhammadiyah International itu diprakarsai dan digerakkan oleh warga asli Negara tersebut.

Hingga saat ini  ada 7 negara yang sudah berdiri gerakan Muhammadiyah Internasional di dalamnya. Karenanya sudah layak Muhammadiyah disebut sebagai gerakan dakwah  transnasional.  Berikut daftarnya :

  1. Muhammadiyah International Malaysia
  2. Muhammadiyah International Singapore
  3. Muhammadiyah International Thailand
  4. Muhammadiyah International Laos
  5. Muhammadiyah International Kamboja
  6. Muhammadiyah International Mauritius
  7. Muhammadiyah International Timor Leste.

Ketujuh Muhammadiyah International ini adalah sister organization-nya Muhammadiyah di Indonesia. Organisasi tersebut di atas tidak mempunyai hubungan organisatoris dengan Persyarikatan Muhammadiyah di Indonesia, tetapi memiliki kesamaan tujuan, dasar, dan prinsip perjuangan. Karena itu pulalah ketujuh wakil mereka saat Muktamar Makasar kemarin juga berhadir dalam acara tersebut .

Selain itu per-Desember 2015, Persyarikatan Muhammadiyah telah memiliki 16 PCIM yang tersebar di 5 Benua, yakni:

  1. PCIM Kairo – Mesir . Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 137/KEP/I.0/B/2002 pada tanggal 18 Ramadhan 1423 H/23 November 2002 M
  2. PCIM Republik Islam Iran. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 83/KEP/I.0/B/2005 pada tanggal 7 Rajab 1426 H/10 Agustus 2005
  3. PCIM Khartoum-Sudan. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 26/KEP/I.0/B/2006 pada tanggal 7 Dzulhijjah 1426 H/7 Januari 2006 M
  4. PCIM Belanda . Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 152/KEP/I.0/B/2006 pada tanggal 13 Dzulqa’dah 1427 H/4 Desember 2006 M
  5. PCIM Jerman. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 07/KEP/I.0/B/2007 pada tanggal 03 Muharram 1428 H/22 Januari 2007 M
  6. PCIM Inggris. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 34/KEP/I.0/B/2007 pada tanggal 4 Rabiul Awal 1428 H/23 Maret 2007 M
  7. PCIM Libya. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 55/KEP/I.0/B/2007 pada tanggal 2 Jumadil Ula 1428 H/19 Mei 2007 M
  8. PCIM Kuala Lumpur-Malaysia. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 96/KEP/I.0/B/2007 pada tanggal 3 Rajab 1428 H/18 Juli 2007 M
  9. PCIM Perancis. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 41/KEP/I.0/B/2008 pada tanggal 2 Safar 1429 H/9 Februari 2008 M
  10. PCIM Amerika Serikat. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 52/KEP/I.0/B/2008 pada tanggal 5 Rabiul Awal 1429 H/13 Maret 2008 M
  11. PCIM Jepang. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 83/KEP/I.0/B/2008 pada tanggal 8 Jumadil Ula 1429 H/8 Mei 2008 M
  12. PCIM Pakistan
  13. PCIM Australia
  14. PCIM Rusia
  15. PCIM Taiwan . Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 39/KEP/I.0/B/2014 pada tanggal 25 Rabiul Awal 1435 H/25 Februari 2014 M
  16. PCIM Tunisia. Ditetapkan dengan SK PP Muhammadiyah No 264/KEP/I.0/B/2015 pada tanggal 28 Safar 1437 H/10 Desember 2015 M

Semoga gerakan Muhammadiyah semakin mendunia. Terutama dapat menjembatani sebagian masyarakat barat yang masih antipati terhadap Islam. Melalui Muhammadiyah dapat melihat Islam secara lebih jernih dan moderat. Sementara di dunia Islam semoga Muhammadiyah juga dapat diterimasecara luas karena gerakan Muhammadiyah bukan sekedar gerakan teoritis belaka melainkan lebih dari itu yakni gerakan amal nyata yang didasari atas kesadaran penuh akan iman dan keikhlasan.

Sumber: berbagai sumber.