Mencontoh Musyawarah Daerah Aisyiyah Surabaya

Oleh : Immawati Afiyatur Rosyidah

Aisyiyah sebagai gerakan perempuan Muhammadiyah telah berkiprah selama satu abad dalam usaha memajukan kehidupan umat, bangsa, dan negara merupakan sebuah karunia dan rahmat Allah yang diperoleh melalui keikhlasan, komitmen, dan kerja keras dalam mencapai cita-cita luhur kiprahnya dalam menjalankan misi dakwah dan tajdid sehingga mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya.  Kiprah Aisyiyah dalam gerakan dakwah amar ma’ruf nahi munkar dan tajdid mengandung nilai pembebasan, pemberdayaan, dan kemajuan kehidupan melalui berbagai aspek dan strategi  di bidang pendidikan, sosial, kesehatan, dan ekonomi. Aspek tersebut merupakan bagian dari wujud praksis dalam memanifestasi nilai-nilai Islam yang berkemajuan yang dihasilkan melalui proses tidak lepas dari tingginya ghirah perjuangan dalam gerakan, kegigihan, dan militansi dalam setiap peran yang dikiprahkannya untuk mencapai spirit nilai Islam yang berkemajuan dan memajukan masyarakat dalam aspek berkehidupan, oleh sebab itu kehadiran Aisyiyah sangat besar pengaruh dan peranannya dalam gerakan kaum perempuan untuk mencapai kejayaan terutama perempuan muslim dalam memajukan dan mengangkat harkat keperempuanan serta martabatnya dalam memuliakan peran-peran perempuan di tengah peradaban, sehingga Proses tersebut mendorong perempuan Muhammadiyah Kota Surabaya untuk memperbaharui dan meningkatkan peran-peran sosial dalam semua gerakannya, menjabarkan, dan mengimplementasikan serta memberikan manfaat  setiap program gerakan  keperempuannya di tengah kehidupan masyarakat di kota Surabaya.

Ucap syukur 5 (lima) tahun selama periode 2010/2015 telah terlampaui,  PD Aisyiyah Surabaya menyampaikan ahlan wa sahlan  kepada para peserta dan undangan yang hadir pada Laporan PertanggungJawaban selama lima tahun tersebut dalam acara Musyawarah Daerah (MUSYDA) Aisyiyah Kota Surabaya pada Ahad, 31 Januari 2016 M bertepatan pada tanggal 21 Rabiul Akhir 1437 H bertempat di Gedung Millenium SD Muhammadiyah 4 Pucang, berlangsung dengan hikmat, progressif, dan apressiatif dengan tema “Peran Perempuan Muslim dalam Mencerahkan Bangsa” dengan upaya untuk meningkatkan gerakannya di bidang sosial masyarakat untuk turut mengatasi dan memecahkan problem masyarakat sehingga terwujud masyarakat yang utama, yaitu masyarakat Islam yang sebenar-benarya.  Aisyiyah sebagai perempuan dalam dakwah amar ma’ruf nahi munkar dihadapkan pada berbagai tantangan yang semakin meningkat baik kualitas dan kuantitas, oleh sebab itu harapan besar untuk kader Aisyiyah selain meningkatkan nilai kuantitas juga mengutamakan nilai kualitas dalam hal kelimuan. (tandas ibunda Aminah Attamimi ketua PD Aisyiyah Kota Surabaya).

MUSYDA Aisyiyah kota Surabaya disambut dengan mulia oleh ketua PW Aisyiyah Jawa Timur ibunda Dra. Hj, Siti Dalilah Candra, M. Ag dan dibuka oleh ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya ayahanda Dr. H. Mahsun Jayadi M. Ag serta dihadiri oleh calon Pimpinan Daerah Aisyiyah dan Anggota Majelis selaku sebagai peninjau dan berbagai peserta yakni dari Utusan Cabang yang berjumlah 58 orang, Utusan Ranting 78 orang, Badan Pembantu Pimpinan berjumlah 7 orang, AUM berjumlah 3 orang, AMM putri berjumlah 6 orang, sesepuh dan panitia berjumlah 21 orang. MUSYDA Aisyiyah kota Surabaya berlangsung dibuka dengan Sidang Pleno I , berisi daftar acara dan pembacaan Tatib MUSYDA serta laporan Pertanggungjawaban (LPJ) yang dipandu oleh ibunda Hj. Shohifah M.Pdi dan Mardiyah, Sidang Pleno II dilanjut dengan tanggapan Laporan PDA dan dinamika cabang oleh PC Aisyiyah se- kota Surabaya, Sidang Pleno III pembacaan Tatib pemilihan pimpinan, pembacaan calon pimpinan, dan pemilihan anggota pimpinan periode 2015/2020 oleh panitia pemilihan, Sidang Pleno IV berisi penyampaian  Program kerja dan pembagian sidang komisi dengan masing-masing terdapat 2 komisi yakni komisi A berisi tentang umum, keorganisasian, dan isu-isu strategis, komisi B membahas tentang 1. bidang Tabligh, Dikdasmen, kebudayaan 2. Bidang Ekonomi dan ketenagakerjaan, Hukum dan HAM 3. Bidang Kesehatan Kesejahteraan Sosial disampaikan oleh ibunda Mardiyah dan Hj. Siti Fatimah S.Pd, dan yang terakhir adalah Sidang Pleno V  yakni pembacaan dan pengesahan hasil sidang komisi, pengesahan hasil pemilihan, dan penetapan ketua terpilih. Adapun kandidat yang terdaftar sebagai calon anggota Pimpinan Daerah Aisyiyah kota Surabaya periode 2015/2020 mendatang terhitung sebanyak 40 orang yang kemudian akan ditetapkan kembali 9 (sembilan) struktural sebagai anggota Pimpinan Daerah Aisyiyah kota Surabaya melalui proses Musyawarah dari 9 (sembilan) urutan kandidat yang terpilih sebagai suara terbanyak.

MUSYDA Aisyiyah kota Surabaya 2016 berjalan dengan sukses dan lancar dengan menggunakan pemilihan hak suara yang berteknologi dan berkemajuan melalui e-vote yang disarana prasaranai oleh mahasiswa UM Sidoarjo, sehingga proses pemilihan dan perhitungan suara berjalan dengan cepat, murni, dan tanpa adanya kecurangan.  Akhirnya, melalui e-voting yang dilakukan, MUSYDA Aisyiyah kota Surabaya menentukan urutan hasil 9 suara terbanyak dari 40 daftar calon, dari 9  besar urutan suara yang terpilih tersebut segera mentukan teknik lobbying dalam menentukan anggota terpilih sebagai Pimpinan Daerah Aisyiyah kota Surabaya melalui proses musyawarah, sehingga dengan besar hati dan lapang terpilih ibunda Hj. Alifah Hikmawati, S. THI sebagai Ketua PD Aisyiyah dan ibunda Dra. H.j. Shohifah, M. Pdi sebagai Sekretaris PD Aisyiyah kota Surabaya, sedangkan 9 struktural anggota PD Asiyiyah kota Surabaya akan ditentukan seusai musyawarah lanjutan. MUSYDA Aisyiyah kota Surabaya 2016 ditutup dengan sambutan oleh ketua PD Aisyiyah 2010/2015, menyerahterimakan jabatannya kepada ketua PD Aisyiyah 2015/2020  disertai dengan sambutan ketua PD Aisyiyah baru yang terpercaya dalam meneruskan amanah untuk terus mempelopori gerakan perempuan yang senantiasa progressif kiprahnya dalam membangun dan mecerahkan bangsa melalui gerakan dakwah Islam Amar Ma’ruf nahi Munkar berbuat kebaikan, beramal shaleh, dan lain sebagainya  sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surat Ali Imron 104 yang artinya :

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang yang beruntung” ( Q.S. Ali Imran [3]: 104).  

Terdapat pula pada ayat lain yang mengandung kesetaraan ajaran antara laki-laki dan perempuan dalam hal kualitas iman dan amal shaleh yang juga menjadi inspirasi gerakan  Aisyiyah dalam menghadapi masalah dan tantangan baru ke depan melalui pergerakannya yang bersifat memajukan dan mencerahkan . Firman Allah tersebut, yang artinya:

“Barang siapa yang mengerjakan amal shaleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan kepadanya kehidupan  yang baik [839] dan sesungguhnya akan kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih  baik dari apa yang telah mereka kerjakan” ( Q.S. An-Nahl [16] : 97)

Semoga dari terpilihnya kepemimpinan baru PD Aisyiyah kota Surabaya mampu menjadi pendorong agar para perempuan actor gerakan termasuk kader dan aktivs Aisyiyah untuk terus meningkatkan nilai kapasitas kepemimpinannya baik pada tingkat local maupun pada tngkat yang lebih luas, merefleksikan pendangan terhadap pemikiran keagamaan serta menumbuhkan rasa emosional paham dan cinta terhadap nilai-nilai ideologi Muhammadiyah, sehingga terciptanya kapasitas kepemimpinan yang tetap eksis dalam berkonstribusi untuk pembangunan bangsa.

Nasrun Minallah Wafathun Qoriib, wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh”