Komandan Kokam Muhammadiyah Tantang Kapolres Klaten Tangkap Para Preman

SangPencerah.com – Perwakilan dari beberapa ormas Islam daerah Solo Raya dan DIY menantang Polres Klaten untuk berani menangkap para pelaku pengeroyokan aktivisi ormas Minggu lalu (7/2). Mereka meminta Polres berani tegas pada aksi premanisme.

Komandan KOKAM Muhammadiyah Jawa Tengah, Muhammad Ismail saat dialog tokoh agama dan masyarakat di Mapolres meminta Polres berani menangkap pelaku. ” Beranikah Polres menangkap pelaku yang bernama Sulis, kalau berani nanti terabas dengan kami,” kata Ismail, Selasa (9/2).

Ismail menyatakan saat ini wilayah taman kota menjadi tempat banyak keributan dan kegiatan yang negatif. Ia menyatakan jika keberadaan taman kota sering disalah gunakan untuk maksiat, akan lebih baik menurutnya ditebangi dan diganti dibangun sarana olah raga yang lebih bermanfaat.

Sementara itu komandan Laskar FUI, Haji Basuno mengatakan menyikapi kejadian itu FUI miris, tapi syukur masih ada yang peduli dengan masalah pekat. “Kita kuatir ada kampung narkoba,” jelasnya.

Taman kota tujuan buat taman mulia tapi ketika dibuat tidak sesuai aturan jadi masalah. Ketua MMI, Bony Azwar meminta Pemkab mengusir segera preman dari Rusunawa sebab tidak layak.

Kapolres AKBP Faizal mengatakan Polres untuk menangkap perlu alat bukti kuat. Tidak bisa aksi premanisme ditegakkan dengan preman pula. Jika itu dilakukan, Polisi sama saja dengan preman.(sp/md)